opini

100 Hari Wahyu–Ramzi: Sentuhan Rakyat, Asa Membangun, Perubahan Menggeliat di Cianjur

Minggu, 1 Juni 2025 | 20:00 WIB
Bupati dan Wakil Bupati Cianjur terpilih Wahyu - Ramzi saat dikonfirmasi awak media. (Foto: Tangkap layar video)

Oleh: MHW

Sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, duet dr. Mohammad Wahyu Ferdian dan Ramzi langsung bergerak cepat mewujudkan janji perubahan mereka.

Kemenangan dengan 442.321 suara (41,44%) di Pilkada 2024, yang dikukuhkan Mahkamah Konstitusi, menjadi penanda awal pengabdian nyata bagi Wahyu–Ramzi.

Dalam 100 hari pertama kepemimpinan mereka, alih-alih hura-hura, kesederhanaan justru menjadi pesan utama. Wahyu–Ramzi ingin menunjukkan bahwa pemimpin hadir bukan untuk dirayakan berlebihan, melainkan untuk bekerja tulus melayani masyarakat Cianjur.

Efisiensi Anggaran Demi Pembangunan yang Menyentuh

Di tengah tantangan ekonomi, Pemkab Cianjur di bawah Wahyu–Ramzi mengambil langkah berani memangkas anggaran yang dianggap kurang berdampak langsung pada rakyat. Mobil dinas baru? Ditiadakan.

Bimtek dan studi banding yang berlebihan? Dipangkas. Dana hibah dan alat peraga yang kurang prioritas? Dialihkan. Hasilnya? Dana tersebut kini fokus untuk perbaikan jalan dan penambahan ruang kelas baru yang lebih mendesak.

Ramadhan Menyapa, Pemimpin Mendengar: Tarling dan Rembug Warga

Bulan suci Ramadhan dimanfaatkan Wahyu–Ramzi untuk mempererat silaturahmi. Melalui program Tarawih Keliling (Tarling) dan Rembug Warga, mereka hadir langsung di 32 desa dari 32 kecamatan.

Bukan sekadar berkunjung, tapi benar-benar mendengarkan keluhan warga, menyampaikan program unggulan 25 juta per RT, berbuka puasa bersama, hingga salat berjamaah. Kedekatan pemimpin dengan denyut nadi rakyat terasa nyata.

Gorol: Gotong Royong Membangun Jalan, Merajut Hati

Terobosan yang paling terasa dampaknya adalah Gerakan Gotong Royong Lobaan (Gorol) untuk memperbaiki jalan rusak parah di berbagai wilayah. Hebatnya, Bupati Wahyu tak segan turun langsung, ikut mencangkul dan menyemangati warga. Jalanan berlumpur kini berubah menjadi simbol harapan yang nyata bagi masyarakat.

Infrastruktur Pendidikan: Jembatan Menuju Masa Depan Cianjur

Perhatian pada pendidikan dan infrastruktur vital juga menjadi prioritas. Perbaikan Jembatan Rawayan di Campaka, pembangunan ruang kelas baru di Cidaun, serta perbaikan sarana belajar yang terbengkalai mulai digarap. Ratusan ruas jalan, ruang kelas, dan MCK direncanakan dan mulai dibangun. Wahyu–Ramzi sadar betul, pendidikan adalah kunci kemajuan Cianjur.

Halaman:

Tags

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB