Seri Agama dan Sains: Lubang Hitam, Terompet Sangkakala dan Hari Kiamat

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Kamis, 2 Maret 2023 | 12:01 WIB
Ilustrasi kiamat akibat kutub bumi terbalik (Sumber Foto: Foto: Express)
Ilustrasi kiamat akibat kutub bumi terbalik (Sumber Foto: Foto: Express)

Rasulullah SAW bersabda:

"Pembawa Sangkakala tidak pernah berkedip matanya sejak ia diberi tugas. Ia terus memandang ke arah 'Arsy karena khawatir diperintahkan untuk meniup Sangkakala sebelum matanya kembali berkedip. Kedua matanya bersinar laksana bintang." (HR. Hakim). Benda yang selalu dipegangnya, yakni Terompet Sangkakala, adalah sebentuk tanduk yang terbuat dari cahaya.

Dalam sebuah Hadits disebutkan:

الصور قرن من نور، والذي نفسي بيده إن أعظم ثارة فيه كما بين السماء والأرض

“Sangkakala itu sebentuk tanduk yang terbuat dari cahaya. Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya gemuruh suaranya seperti gemurh suara di antara langit dan bumi.” Saat sangkakala ditiup akan bersamaan dengan angin yang bertiup kencang. Karenanya, Rasulullah SAW merasa takut dan tidak tenang setiap ada angin kencang.

Baca Juga: Kaya vs Hedonisme

عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: كيف أنعم وصا حب الصور قد التقم الصور ومنى جبحته وشخص للصره نحو العرض وأنصت بإذنيه ينتظر متى يؤمر أن ينفخ في الصور

"Bagaimana aku merasa tenang, padahal pengusung Sangkakala tengah menempelkan Sangkakala itu di mulutnya dan menundukkan keningnya, memusatkan pandangan ke arah 'Arsy, memasang kedua telinganya untuk mendengar kapan ia diperintahkan untuk meniup Sangkakala tersebut." (HR. Tirmidzi).

Akibat kerasnya suara tiupan sangkakala dari Malaikat Israfil, bumi akan bergoncang dari timur ke barat dan semua akan menjadi binasa.

Wallahu a’lam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X