Dalam bernegara, kita kehilangan sifat dasar gotong-royong. Negara bak kapal besar disesaki nahkoda kecil: masing-masing memegang peta sendiri, merasa paling penting, dan berbicara tentang tujuan tanpa pernah bergerak ke arah yang sama.
Dalam bernegara, kita kehilangan sifat dasar gotong-royong. Negara bak kapal besar disesaki nahkoda kecil: masing-masing memegang peta sendiri, merasa paling penting, dan berbicara tentang tujuan tanpa pernah bergerak ke arah yang sama.
Artikel Terkait
Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU
MGMP Sejarah Kabupaten Cianjur Gelar Kunjungan Edukatif ke Situs Sejarah dan Budaya Lokal
Mutiara Pagi: Percakapan Dua Orang Sahabat (Bagian 2217)
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Belajar Keikhlasan dan Ketaatan dari Nabi Ibrahim di Hari Raya Kurban (Bagian 40)
Mutiara Pagi: Istiqomah Terberat (Bagian 2218)
Memahami Bab Ketiga Qanun Asasi dan Relevansinya Saat Ini
Le Eminence Buka Lowongan Kerja Sektor Perhotelan di Puncak dan Lembang
Perangai Islam Ilmiah
Rekacipta Indonesia
Desak Perpres Alih Status Dosen PPPK Jadi PNS, DPP ADAPI Minta Anggota Kawal Pemberitaan