JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Kabupaten Cianjur kembali melaksanakan kegiatan penguatan literasi sejarah dan budaya lokal melalui program kunjungan edukatif ke sejumlah situs bersejarah di wilayah Cianjur pada Kamis (21/5/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja resmi yang telah disusun dan disepakati bersama oleh seluruh pengurus serta anggota MGMP Sejarah Kabupaten Cianjur.
Sebanyak 15 guru sejarah dari berbagai sekolah negeri dan swasta di Kabupaten Cianjur turut hadir dan mengikuti rangkaian kunjungan dengan penuh antusias.
Menelusuri Dua Destinasi Bersejarah
Ada dua lokasi utama yang menjadi tujuan dalam kegiatan kunjungan edukatif kali ini:
1. Makam Syeikh Muhammad Shoheh (Bunikasih)
Kunjungan pertama berfokus pada wisata religi dan sejarah ke makam KH. Shoheh atau Syeikh Muhammad Shoheh. Ia merupakan sosok ulama besar yang memiliki pengaruh penting dalam perkembangan dakwah Islam di Tatar Sunda pada abad ke-19, serta dikenal sebagai guru dari para ulama Sunda.
2. Kampung Budaya Padi Pandanwangi
Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan untuk mempelajari sejarah, filosofi, serta nilai budaya dari padi Pandanwangi yang telah menjadi identitas khas Cianjur.
Di sini, para guru mendapat wawasan mengenai pelestarian budaya agraris dan kearifan lokal yang masih dipertahankan hingga saat ini.
Ketua MGMP Sejarah Kabupaten Cianjur, Rani Puspita, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi pembelajaran sejarah berbasis lingkungan dan budaya lokal yang krusial untuk dikembangkan.
"Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para guru sejarah untuk lebih mengenal, memahami, dan mendokumentasikan potensi sejarah serta budaya lokal di Cianjur," tuturnya.
Pihaknya berharap hasil kunjungan ini dapat diimplementasikan di sekolah agar peserta didik tidak hanya memahami sejarah secara teoritis, tetapi juga memiliki kedekatan emosional dengan warisan daerahnya sendiri.
Lalu Rani juga menambahkan bahwa agenda ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan silaturahmi antaranggota MGMP Sejarah Kabupaten Cianjur, serta meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian situs sejarah sebagai identitas masyarakat.
Artikel Terkait
Menenun Kebangkitan Adab
Mutiara Pagi: Menulis Kisah (Bagian 2216)
ASIKOPTI Gandeng Beijing Jiaotong University, Buka Peluang Pertukaran Mahasiswa hingga Publikasi Internasional
Sengkarut Dunia Pendidikan dan Tantangan Masa Depan Bangsa
RSUD Cimacan Cianjur Perluas Akses Kesehatan, Gandeng 150 Mitra dan Buka Layanan MCU Pekerja Migran
Dugaan Pemaksaan Aborsi dan Penggelapan Ratusan Juta di Semarang, Korban Tempuh Jalur Hukum
SITE UI 2026 Dorong Generasi Muda Kampanyekan Sustainable Tourism melalui Content Creation
Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Wisata di Cianjur Sentuh Angka 82,02
AHWA dan Masa Depan Politik NU: Antara Demokrasi Elektoral dan Otoritas Ulama
Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU