(Menggali makna kearifan Uwais al Qarni)
Merasa lebih baik dari orang lain
sejatinya bagian dari penyakit batin
meski tak tampak dalam gerak tubuh
namun benih kesombongan mulai tumbuh
merasa lebih taat dalam beragama
merasa lebih khusyuk dalam ibadah
namun bila lisan masih menghina sesama
pertanda hati masih bermasalah
kebaikan kerap menjelma konsumsi publik
nilai spiritual bergeser menjadi simbolik
akhirnya, istiqomah menjaga hati
kian tersisih dan lepas dari kendali
Uwais al Qarni mengingatkan
bahwa sebuah kemuliaan
tidak identik dengan pengakuan
bukan pula dengan banyaknya pujian
sebab hidup bukan tentang siapa yang paling suci
bukan pula tentang siapa berdiri paling tinggi
melainkan hati yang senantiasa dibersihkan
dari rasa lebih dan kesombongan yang disembunyikan
Maka, benarlah adanya
sebagaimana Uwais al Qarni berkata
di antara istiqomah yang paling berat
menjaga hati agar tidak merasa hebat
serta tidak merasa diri lebih mulia
hingga memandang rendah sesama
Malang, 23 Meei 2026
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Sengkarut Dunia Pendidikan dan Tantangan Masa Depan Bangsa
RSUD Cimacan Cianjur Perluas Akses Kesehatan, Gandeng 150 Mitra dan Buka Layanan MCU Pekerja Migran
Dugaan Pemaksaan Aborsi dan Penggelapan Ratusan Juta di Semarang, Korban Tempuh Jalur Hukum
SITE UI 2026 Dorong Generasi Muda Kampanyekan Sustainable Tourism melalui Content Creation
Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Wisata di Cianjur Sentuh Angka 82,02
AHWA dan Masa Depan Politik NU: Antara Demokrasi Elektoral dan Otoritas Ulama
Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU
MGMP Sejarah Kabupaten Cianjur Gelar Kunjungan Edukatif ke Situs Sejarah dan Budaya Lokal
Mutiara Pagi: Percakapan Dua Orang Sahabat (Bagian 2217)
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Belajar Keikhlasan dan Ketaatan dari Nabi Ibrahim di Hari Raya Kurban (Bagian 40)