Alarm Keras bagi Etika Publik Perihal Ludah

photo author
- Minggu, 28 Desember 2025 | 11:39 WIB
Ilustrasi marah-marah (pexels)
Ilustrasi marah-marah (pexels)

Saudaraku yang budiman, tulisan ini dimaksudkan bukan untuk mendiskreditkan seseorang atau sebuah institusi, melainkan menjadi media evaluasi diri, sekaligus bertujuan untuk membuka mata nurani kita agar dapat menghadirkan kesadaran dan keseimbangan emosional agar lebih arif dalam merespons berbagai dinamika dalam interaksi sosial.

Karena itu sekali lagi uraian dan narasi ini datang menyapa pembaca diharapkan dapat menjadi cermin dan berimbas pada upaya untuk menyadarkan, mematangkan dan mengintrospeksi kepribadian seorang pendidik akan tugas yang mestinya dia lakonkan. Sekali lagi bukan untuk menjatuhkan apalagi menghakimi, melainkan mengembalikan martabat etika publik di era yang sangat rentan terpeleset oleh turbulensi interaksi sosial yang pincang dan tidak manusiawi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X