Namun, lebih dari sekadar materi, aksi berbagi mengirimkan pesan kuat kepada para korban bahwa mereka tidak sendirian.
Bencana mungkin merampas harta benda, tetapi ia tidak boleh merampas harapan. Dengan merajut kembali tali persaudaraan melalui kepedulian dan berbagi, kita tidak hanya membantu memperbaiki infrastruktur yang rusak, tetapi juga memulihkan jiwa-jiwa yang sedang berduka.
Pada akhirnya, ujian berupa bencana adalah momentum bagi kita untuk membuktikan bahwa kebaikan manusia selalu lebih besar daripada musibah itu sendiri.
Oleh: Tim Media DKM Al-Muhajirin, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur
Artikel Terkait
Rayakan Kemewahan Akhir Tahun di Le Eminence Puncak, Harmoni Klasik dan Budaya
Kualitas Makanan Balita Diragukan, Kepala SPPG Gasol Cianjur Angkat Bicara Soal Lontong Isi Ayam Diduga Basi
Mutiara Pagi: Sejarah yang Bernapas (Bagian 2062)
Dr. KH. Aang Abdullah Zein Resmi Terpilih Menjadi Ketua Umum MUI Jawa Barat 2025-2030
Cara Cek Penerima PIP Desember 2025, Ketahui Syarat dan Mekanisme Cairkan Dana Bantuan Siswa dengan Mudah
Cek Batas Waktu Pembelian Tiket Persib vs Bhayangkara FC, Harga Mulai dari Rp115 Ribu
WOW! Harga Emas Galeri24 dan UBS yang Dijual Pegadaian Hari Ini Naik Semakin Mahal
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Bhayangkara FC, Tayang di TV Jam Berapa?
Kuasa Hukum Atalia Tegaskan Gugatan Cerai ke Kang Emil Tidak ada Hubungannya dengan LM
10 Tips Cara Bikin Usaha Berkembang Pesat