Fokus pada kekurangan orang lain
Pertanda bahwa diri ini tak yakin
Hati dipenuhi oleh kecurigaan
Perasaan dihantui oleh ketakutan
Ketika menginginkan sesuatu
Perasaan selalu takut akan sesuatu
Yang dinikmati bukan kegembiraan
Melainkan hanya meratapi kekecewaan
Luka lama takkan sembuh
Jika kebencian selalu kambuh
Hati perih tak terobati
Sehingga prasangka menggerogoti
Walaupun senyum membawa senang
Pikiran negatif terus menyerang
Maaf terucap, getir terasa
Seperti orang sedang berduka
Dalam hening kutitipkan harapan
Semoga Tuhan memberikan kesadaran
Tidak membiarkan dendam bertahan
Seperti penyakit yang sulit disembuhkan
Dalam doa kutabur pinta
Agar kebencian segera sirna
Sehingga cinta lebih besar
Dari pikiran yang tak benar
Malang, 24 April 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Makna Hari Kartini di Era Modern
Dukung Ketahanan Pangan, GP Ansor dan BUMA Cianjur Salurkan 60.000 Benih Ikan
Mutiara Pagi: Kecakapan (Bagian 1818)
Semangat SDN Cibadak Tampil Memukau dengan Senam Indonesia Hebat di Ajang Talenta Siswa Kecamatan Cibeber
Mutiara Pagi: Pagi, Pak! (Bagian 1819)
Konsistensi, Kunci Kecil untuk Hasil Besar
Hari Kartini, Menjadi Perempuan Hebat Tanpa Kehilangan Akhlak
Jokowi Tempuh Jalur Hukum atas Tudingan Ijazah Palsu, 4 Orang akan Dilaporkan
Pasca 72 Siswa MAN 1 Cianjur Keracunan, Program MBG jadi Sorotan
Keberuntungan Lahir Karena Kerja Keras dan Semangat Pantang Menyerah