Al-Qur'an Surah Āli ‘Imrān Ayat 85
وَمَنْ يَّبْتَغِ غَيْرَ الْاِسْلَامِ دِيْنًا فَلَنْ يُّقْبَلَ مِنْهُۚ وَهُوَ فِى الْاٰخِرَةِ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ
"Siapa yang mencari agama selain Islam, maka sekali-kali (agamanya) tidak akan diterima darinya, dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi."
Tafsir Tahlili
Allah menegaskan bahwa siapa pun yang mencari agama selain Islam, atau menolak untuk tunduk pada ketentuan-ketentuan-Nya, maka imannya tidak akan diterima.
Contohnya adalah kaum musyrik dan orang-orang yang mengaku bertauhid, namun mempersekutukan Allah, seperti Ahli Kitab dari kalangan Nasrani yang tidak mampu menundukkan umatnya untuk sepenuhnya berada dalam kekuasaan Allah.
Agama seperti ini hanya menjadi warisan tradisi semata, tanpa mendatangkan kemaslahatan bagi pemeluknya.
Bahkan, hal itu bisa menyeret mereka ke dalam kehancuran, menimbulkan permusuhan di dunia, dan menjadi sumber penyesalan di akhirat.
Orang yang mencari agama selain Islam untuk dijadikan keyakinannya, kelak di akhirat akan termasuk golongan orang-orang yang merugi.
Sebab, ia telah menyia-nyiakan akidah tauhid yang sejatinya sesuai dengan fitrah manusia.
Sumber: Aplikasi Qur'an Kemenag Android
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.quran.kemenag
Artikel Terkait
Siloka Program KDM 'Nyaah Ka Indung'
Istiqamah di Bulan Syawwal
Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Simbol Kemajuan Transportasi Indonesia
Pesona Pramugari Cantik di Balik Seragam yang Elegan
Mutiara Pagi: Kita Tak Pernah Sendiri (Bagian 1810)
Menemukan Jalan Pulang Menuju Persaudaraan
Kabinet Peradaban Resmi Dilantik, PP HIMAT Tegaskan Komitmen untuk Cianjur
HIMAT Siap Kolaborasi dengan Pemda Cianjur, Tetap Junjung Sikap Kritis Mahasiswa
Menelisik Ketatanegaraan Perspektif Kebudayaan Sunda Parahiangan, Sebuah Kajian Simbol Astabrata, Tritangtu di Buana dan Kearifan Lokal
Mutiara Pagi: Tidak Ada yang Diam (Bagian 1811)