Cahaya di Penghujung Ramadan

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Jumat, 28 Maret 2025 | 06:10 WIB
Mohamad Sinal
Mohamad Sinal

Allah tidak membatasi ibadah hanya dalam satu bulan. Ramadan hanyalah gerbang pembuka, serta momentum untuk kembali menguatkan tekad dan memperbarui hati. Apa yang kita lakukan setelahnya akan menentukan dan membawa perubahan dalam hidup kita.

Setelah Ramadan berlalu, kita dihadapkan pada realitas kehidupan yang penuh tantangan. Namun, Ramadan telah mengajarkan bagaimana menghadapi dunia dengan hati yang lebih bersih dan pikiran jernih. Ia telah menanamkan nilai-nilai keikhlasan, kesabaran, dan kepekaan sosial.

Ramadan boleh saja pergi, tetapi cahayanya tetap ada di dalam hati yang mau merawatnya. Sebagaimana matahari yang tetap bersinar meskipun tersembunyi di balik awan. Begitu pula nilai-nilai Ramadan, tidak akan pernah hilang jika kita terus menjaganya dalam hati.

Ramadan bukan sekadar bulan suci, tetapi sebuah perjalanan spiritual yang membawa kita pada pemahaman mendalam tentang hidup. Penghujungnya bukanlah akhir, tetapi awal dari perjalanan baru. Cahaya yang ia bawa bukan untuk sementara, tetapi untuk menerangi jalan kita menuju kehidupan yang lebih bermakna.

Semoga kita termasuk di antara orang-orang yang mampu menjaga cahaya ini. Dipertemukan kembali dengan Ramadan berikutnya. Yakni, dalam keadaan yang lebih baik dan selalu dekat dengan-Nya.

*Penulis adalah Corporate Legal Consultant, ahli bahasa hukum, founder Pena Hukum Nusantara (PHN), dan dosen Polinema.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X