Ramadan telah tiba di ujungnya,
Seiring hilalnya menghilang,
Meninggalkan jejak-jejak doa dan harapan,
Pada malam-malam penuh rahmat yang menyelimuti.
Di setiap sudut hati,
Tersimpan kenangan manis dan pahit,
Puasa yang menahan lapar dan dahaga,
Namun lebih dari itu, menahan nafsu dan dosa.
Tetesan air mata menandai malam-malam tak terlewatkan,
Sujud panjang penuh penyesalan dan harapan.
Begitu banyak ampunan yang telah dijanjikan,
Namun kita tak tahu apakah diterima atau tidak.
Di akhir Ramadan ini,
Kita hanya bisa berharap,
Semoga setiap langkah menuju Idul Fitri,
Terselimuti dengan keberkahan dan ketulusan.
Semoga amal yang tercatat menjadi bekal,
Dalam hidup yang penuh ujian,
Dan semoga hati ini tetap terjaga,
Dalam kesederhanaan dan ketulusan.
Selamat tinggal Ramadan,
Keberkahanmu akan selalu dikenang,
Semoga kita dipertemukan lagi,
Dengan bulan yang penuh berkah ini,
Di tahun yang akan datang.
Dan di saat matahari menyembul pagi,
Kita bersyukur atas segala yang diberikan,
Karena Ramadan mengajarkan kita,
Betapa indahnya menjalani hidup dengan kesabaran dan keikhlasan.
Artikel Terkait
DEMA STAI Al-Azhary Hadirkan Iftar Raya: Momentum Silaturahmi dan Diskusi Mahasiswa
Juara Piala Teluk Arab 2025 Tumbang Oleh Timnas Garuda di GBK
Mutiara Pagi: Ziarah Jiwa di Bulan Suci (Bagian 1791)
Air Mata yang Disambut Langit
PKB Desak Pemkab Cianjur Segera Atasi Empat Isu Krusial demi Kemajuan Daerah
Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
Puncak Dies Maulidiyah ke-14 Racana KH Abdullah Bin Nuh - Laksminingrat Gerakan Pramuka STAI Al-Azhary Cianjur, Sukses Digelar
Buka Puasa Majlis Alumni IPNU-IPPNU Cianjur: Membangun Soliditas dan Loyalitas untuk NU dan Masyarakat
Mutiara Pagi: Aroma Doa Ramadan (Bagian 1792)
Menjadi Bintang di Malam Ramadan