Persoalannya adalah pangan bukan hanya beras. Swasembada pangan berbeda dengan swasembada beras. Itu sebabnya, menjadi sangat tidak etis, jika ada yang menyimpulkan, karena bangsa kita telah mampu meraih swasembada beras, maka dengan mudahnya diakui pula sudah mampu mencapai swasembada pangan. Ini yang perlu diluruskan. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).
Artikel Terkait
Launching Studi Pasaran, Cara PAC GP Ansor Karangtengah Cianjur Rawat Kesehatan Mental
PAC Ansor dan RA Karangtengah Cianjur Bersinergi Cetak Generasi Nasionalis-Agamis Melalui Pesantren Kilat
Tips Membuat Gorengan Enak untuk Berbuka Puasa yang Crispy dan Lezat
Mutiara Pagi: Dahaga yang Indah (Bagian 1789)
Taubat Ruhani di Bulan Suci
Tagar “Kabur Aja Dulu” dan Keangkuhan Para Elit
Panen di Saat Hujan, Petani Menanti Sinar Matahari
Puasa: Lebih dari Sekadar Menahan Lapar
Mutiara Pagi: Embun Doa di Bulan Suci (Bagian 1790)
Musim Semi di Bulan Suci