Belajar dari Al-Kindi
Segala sesuatu yang ada
Adalah hasil dari sebab pertama
Pantulan dari realitas tertinggi
Berasal dari pancaran Ilahi
Ia tak tersentuh waktu
Permualaan dari segala sesuatu
Dari-Nya, segala sesuatu memancar
Baik yang nyata maupun yang samar
Mulai butiran pasir
Nikmat yang selalu mendesir
Hanyalah refleksi yang terbatas
Dari keagungan-Nya yang tak terbatas
Dia bukan sekadar ada
Melainkan selalu berada
Hadir tanpa tenggelamnya sang surya
Terus mengalir menghidupi segalanya
Alam semesta ini
Dengan segala bentuk dan ragamnya
Merupakan sebuah manifestasi
Dari pancaran keagungan-Nya
Al-Kindi berbisik:
di balik desiran angin
yang menggoyang daun-daun
hendaknya kita harus nyakin
kasih sayang Tuhan selalu turun
Malang, 11 Januari 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Saksi Hidup (Bagian 1736)
Khidmat dan Berkah: Haul Masyayikh dan Isra Mi'raj Pondok Pesantren Nurul Hikmah Assalafy
Cianjur Selatan: Potensi dan Tantangan
Menyulam Doa di Hari Spesial Vani Zakiyah
Mutiara Pagi: Kekuasaan (Bagian 1737)
Harmoni Tawasul dan Kepedulian: Mapala Cianjur Bersatu untuk Menebar Kebaikan
Jasad Telah Pergi Namun Jejak Tak Pernah Hilang
Jangan Bosan Bicara Beras
Kluivert Pelatih Timnas Indonesia Gantikan Shin Tae-yong
Acungan Jempol Pj Gubernur Jabar Berpihak ke Pertanian