Jangan Berdebat dengan Keledai

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Senin, 1 Juli 2024 | 12:00 WIB
Ilustrasi keledai yang berdebat dengan harimau (foto: pixabay)
Ilustrasi keledai yang berdebat dengan harimau (foto: pixabay)

Oleh: Ahmad Fahrul Rozi

Keledai berkata kepada harimau: - "Rumputnya biru".

Harimau itu menjawab: "Tidak, rumputnya hijau."

Diskusi memanas, dan keduanya memutuskan untuk menghadap singa, Raja Hutan.

Sebelum mencapai pembukaan hutan, di mana singa sedang duduk di singgasananya, keledai itu mulai berteriak: "Yang Mulia, apakah benar rumput itu berwarna biru?".

Singa itu menjawab: "Benar, rumputnya berwarna biru."

Keledai itu bergegas dan melanjutkan: "Harimau itu tidak setuju dengan saya dan menentang dan mengganggu saya, tolong hukum dia."

Raja kemudian menyatakan: "Harimau itu akan dihukum dengan diam selama 5 tahun."

Keledai itu melompat dengan riang dan melanjutkan perjalanannya, puas dan mengulangi: "Rumput Itu Biru".

Harimau menerima hukumannya, tetapi sebelumnya dia bertanya kepada singa: "Yang Mulia, mengapa Anda menghukum saya?, kan memang, rumput itu hijau."

Singa itu menjawab: "Sebenarnya, rumput itu berwarna hijau."

Harimau itu bertanya: "Jadi mengapa kamu menghukum saya?".

Singa menjawab: - "Itu tidak ada hubungannya dengan pertanyaan apakah rumput itu biru atau hijau. Hukumannya adalah karena tidak mungkin makhluk pemberani dan cerdas sepertimu membuang-buang waktu berdebat dengan keledai, datang dan ganggu aku dengan pertanyaan itu."

Buang-buang waktu terburuk adalah berdebat dengan orang bodoh dan fanatik yang tidak peduli tentang kebenaran atau kenyataan, tetapi hanya kemenangan keyakinan dan ilusinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Yang Harus Digali DPRD Cianjur atas Raperda P2APBD

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:30 WIB

Obor Hijriah Perangi Korupsi

Selasa, 16 Juni 2026 | 20:05 WIB
X