Artinya, “Asad bin Musa meriwayatkan: Abu Ma’syar telah mengabarkan kami dari Muhammad bin Ka’ab, ia berkata: Rasulullah saw. menyebutkan: “Orang pertama yang mendatangi kalian itu adalah seorang ahli surga”. Kemudian datanglah Abdullah bin Salam. Orang-orang yang ada saat itu pun berdiri menyambutnya, mereka mengabarkan pada Abdullah bin Salam bahwa ia adalah ahli surga. Mereka berkata pada Abdullah, “Beri tahu kami tentang amalanmu yang paling utama!”. Abdullah bin Salam menjawab, “Sungguh! Amalanku sangat lemah. Aku hanya mengandalkan kebersihan hati [dari penyakit hati] dan meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagiku”. (Imam Ibn Rajab al-Hanbali, Jami’ al-Ulum wa al-Hikam, Beirut: Muassasah al-Risalah, 2001/1422, juz 1, hlm. 294)
Ayat dan hadis di atas mengingatkan kita kembali, bahwa selain amalan wajib dan sunah yang kita lakukan setiap hari, ada amalan lain yang lebih penting, yaitu menjaga kebersihan hati kita. Kebersihan hati adalah sesuatu yang semestinya ada dalam diri seorang muslim, bahkan setiap orang di muka bumi.
Dari bersihnya hati, akan ada perkataan yang baik, sopan, ramah dan jauh dari menyakiti dan mencela orang lain. Tidak ada lagi sifat iri, dengki, benci dan dendam kepada orang lain. Kebersihan hati akan berpengaruh pada lisan. Sebab lisan adalah cerminan dari hati. Jika hatinya kotor, tidaklah yang keluar dari lisannya kecuali sesuatu yang buruk.
Begitu pula, bersihnya hati akan menimbulkan perilaku dan etika yang baik. Dengan demikian, selain menjadikan seseorang sebagai hamba Allah yang mulia, kebersihan hati juga turut berperan dalam menjaga kedamaian sosial di tengah masyarakat, bahkan kedamaian alam semesta dan penghuninya.
Hati yang selamat dari kungkungan hawa nafsu dan syahwat,
Hati yang selalu mengagungkan Allah dan syariat-Nya,
Hati yang rindu untuk bermunajat dengan-Nya,
Hati yang merasa sedih karena memaksiati-Nya,
Hati yang ingin selalu berharap bisa berdekatan bersama Rasulullah,
Itulah hati yang selamat!
Semoga ALLAH senantiasa membimbing kita dengan hidayah dan taufiq-NYA
Habib Qurais Baharun
Artikel Terkait
MUI Pusat Jalin Kerja Sama Penguatan Dakwah dengan Grand Syekh Al-Azhar Mesir
7 Pelaku Ditangkap Polda Jabar Gegara Edarkan 23,9 Kilogram Narkoba Jenis Sabu
Ibrahim AS dan Transformasi Kehidupan
Hilangnya Keberkahan Ilmu Anak, Karena Perilaku Buruk Orangtua Terhadap Gurunya
Wacana Duet Anies - Kaesang di Pilkada DKI Ditolak DPD PDIP DKI Jakarta
BPK Bongkar Indikasi Korupsi Massal Rp 39 Miliar, Diperuntukkan Anggaran Perjalanan Dinas PNS 2023
Menhan Prabowo Bantu Keadaan Darurat di Gaza, Pemerintah Indonesia Buktikan Kepedualian kepada Palestina
Keras...Prof. Mahfud MD Sebut Hukum Kini Tergantung Kepentingan Politik
Menko PMK Muhadjir Usulkan Korban Judi Online Diberi Bantuan Sosial, Netizen Berang !
Tujuh Alasan Shaum Arafah Berdasarkan Tanggal Negeri Sendiri