JournalNusantara.com - Hukum adalah panglima di negara yang menganut sistem politik demokrasi. Pun demikian dengan Indonesia, hukum haruslah dijadikan sebagai sumber dan sandaran segala sesuatu. Namun faktanya, kini hukum dipolitisir menjadi alat kekuasaan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan adanya pergeseran peraturan hukum. Menurutnya, hukum saat ini tergantung bagaimana pemerintah yang berkuasa.
"Gejala penyakit kita itu sekarang saudara, terjadi pergeseran dari the rule of law ke arah the rule by law. The rule of law itu kebijakan pemerintah berdasarkan hukum. Kalau the rule by law itu keinginan pemerintah. Kalau enggak ada hukumnya, diatur agar ada hukumnya," kata Mahfud saat memberikan sambutan Sekolah Hukum di Sekolah Partai PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (14/6).
"Saya ingin ini, nggak ada hukumnya pak, buat! Sudah ada pak aturannya, batalkan, revisi! Itu namanya the rule by law, dan gejala seperti ini sedang tumbuh di negeri ini," sambungnya.
Menurut Mahfud, pembuatan dan pengubahan hukum saat ini tergantung kepentingan politik dan golongan tertentu. Bahkan, hukum akan digunakan oleh pihak-pihak yang tengah berkuasa untuk menghantam pihak lawan.
"Saya selalu katakan, suatu saat itu akan dipakai oleh orang lain untuk menghantam orang yang membuat," ucap Mahfud.
Pakar hukum tata negara itu juga mengutarakan bahwa penegakkan hukum rentan diperjualbelikan. Bahkan, ia menyebut, demokrasi tanpa hukum dapat menimbulkan kesewenangan.
"Oleh sebab itu, paling sering saya katakan, enggak bisa kita bicarakan demokrasi tapi kita juga harus bicara hukum," pungkas Mahfud.
Sumber: JawaPos/ Muhammad Ridwan
Artikel Terkait
Sejumlah Family Jokowi Diangkat Jadi Petinggi BUMN, Ngabalin: Ini Bentuk Kepercayaan Negara
PKB Sukses Pinang Anies Baswedan Jadi Cagub DKI di Pilkada 2024
Piramida Mesir
MUI Pusat Jalin Kerja Sama Penguatan Dakwah dengan Grand Syekh Al-Azhar Mesir
7 Pelaku Ditangkap Polda Jabar Gegara Edarkan 23,9 Kilogram Narkoba Jenis Sabu
Ibrahim AS dan Transformasi Kehidupan
Hilangnya Keberkahan Ilmu Anak, Karena Perilaku Buruk Orangtua Terhadap Gurunya
Wacana Duet Anies - Kaesang di Pilkada DKI Ditolak DPD PDIP DKI Jakarta
BPK Bongkar Indikasi Korupsi Massal Rp 39 Miliar, Diperuntukkan Anggaran Perjalanan Dinas PNS 2023
Menhan Prabowo Bantu Keadaan Darurat di Gaza, Pemerintah Indonesia Buktikan Kepedualian kepada Palestina