Eliza Mardian, Pengamat Pertanian Center of Reform on Economic (CORE) meyakinkan hampir semua komoditas pangan strategis Indonesia, seperti beras, jagung, ubi, gula, daging hingga susu sangat berpotensi swasembada, asalkan strateginya tepat dan memenuhi aspeknya.
Begitulah harapan besar terhadap Food Estate yang sudah digelindingkan programnya sejak tahun 2021 silam hingga kini sudah sepantasnya bisa dituai hasilnya.
Food Estate merupakan konsep pengembangan pangan yang akan dilakukan secara terintegrasi, meliputi pertanian, perjebunan serta peternakan dalam satu kawasan. Apalagi pemerintah akan fokus untuk memberdayakan lahan yang belum digarap untuk dijadikan lahan produksi tanaman pangan. Rencana awal pada tahun 2019 sudah harus ada 1,2 juta hektar lahan yang dibangun. Di Kalimantan Barat saja minimal 120.000 hektar. Di Kalimantan Tengah 180.000 hektar. Di Kalimantan Timur 10.000 hektar. Dan di Maluku 190.000 hektar. Dari total jumlah lahan satu juta hektar ini saja, jika sempat panen raya setelah satu tahun berjalan (2021), maka Swasembada pangan -- karena harga dan konsumsi beras mampu ditekan -- sungguh kejayaan bangsa Indonesia dapat segera berkibar menjadi salah satu kebanggaan dari keunggulan manusia yang ada di muka bumi.
Atas dasar itulah orang sangat menaruh pengharapan pada kelangsungan dan perkembangan dari kelanjutan Food Estate yang sudah menjadi program unggulan pemerintah yang langsung dokomando oleh Prediden Joko Widodo dengan operator utama yang diperankan oleh Kemenhan, Prabowo Subianto. Sebab ketahanan pangan yang kuat tak hanya beras terlanjur menjadi mimpin indah rakyat saat tidur dalam kondisi perutnya yang lapar.***
Artikel Terkait
Hari Anak Sedunia, Hadi Sutrisno Tekankan Pentingnya Peran Pemerintah Dalam Menjaga Masa Depan Anak Terlantar
DAMPAK RIBA DIMASYARAKAT
Aspek Hukum Dalam Transaksi Jual Beli Online: Perlindungan Konsumen, Keabsahan Kontrak Elektronik, Dan Tanggung Jawab Pihak Terlibat Dalam Lingkungan
Sambut Digitalisasi Masjid, Badiklat Persis Gandeng DEKS BI dan Masjed Indonesia Digital Foundation Gelar Pelatihan Qayyim Masjid
Mulia Tanpa Singgasana
Hari Guru Nasional Bangun Semangat Mengajar Guru Indonesia
Hoerul Umam Berharap Hari Guru Nasional Tingkatkan Peran Serta Pendidik Dalam Membangun Generasi Indonesia
Kawah Candradimuka Bukan Penjara Aksara
Kang Fathur Apresiasi Peran Guru Dalam Pembangunan Generasi Indonesia
Pemberdayaan Berbasis Pariwisata Menjadi Fokus Baru Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung