ISNA Convention dan Representasi Indonesia

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Jumat, 15 September 2023 | 05:12 WIB
Ilustrasi adzan subuh  (Tangkap Layar : https://www.freepik.com/)
Ilustrasi adzan subuh (Tangkap Layar : https://www.freepik.com/)

Seringkali kita dengarkan keinginan bahkan ambisi bangsa ini untuk lebih dikenal dan punya akses global. Kenyataannya keinginan itu seringkali hanya mimpi-mimpi indah yang terbawa dalam lamunan yang panjang. Di berbagai perhelatan lintas Komunitas yang saya hadiri di Amerika hampir tidak terlihat wajah bangsa dan negara Muslim terbesar dunia itu.

Ternyata hal ini sekaligus menjadi salah satu jawaban dari kegalauan panjang saya selama ini. Kenapa Muslim Indonesia masih saja belum punya akses dan masih minim memainkan peranan di kancah global? Bahkan diakui atau tidak, ada pandangan sebelah mata dan pertanyaan yang tak terucapkan oleh orang lain di luar sana. “Apa iya Muslim Indonesia juga bisa?”.

Jawaban itu ternyata: “sesungguhnya Allah tidak merubah nasib suatu bangsa hingg bangsa itu merubah dirinya sendiri”.

Semoga kita tersadarkan!

Chicago airport, September 2023

Diaspora Muslim Indonesia di AS.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Korupsi Musuh Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 | 17:49 WIB

Lima Sila sebagai Lima Luka

Senin, 1 Juni 2026 | 08:25 WIB

Refleksi Tentang Kesetaraan Gender

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:53 WIB

Qurban dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:04 WIB

Dua Wajah Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 | 04:34 WIB

Mengapa Indonesia Sulit Maju?

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:07 WIB

Rekacipta Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:16 WIB

Perangai Islam Ilmiah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:13 WIB

Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Jumat, 22 Mei 2026 | 05:29 WIB
X