Seringkali kita dengarkan keinginan bahkan ambisi bangsa ini untuk lebih dikenal dan punya akses global. Kenyataannya keinginan itu seringkali hanya mimpi-mimpi indah yang terbawa dalam lamunan yang panjang. Di berbagai perhelatan lintas Komunitas yang saya hadiri di Amerika hampir tidak terlihat wajah bangsa dan negara Muslim terbesar dunia itu.
Ternyata hal ini sekaligus menjadi salah satu jawaban dari kegalauan panjang saya selama ini. Kenapa Muslim Indonesia masih saja belum punya akses dan masih minim memainkan peranan di kancah global? Bahkan diakui atau tidak, ada pandangan sebelah mata dan pertanyaan yang tak terucapkan oleh orang lain di luar sana. “Apa iya Muslim Indonesia juga bisa?”.
Jawaban itu ternyata: “sesungguhnya Allah tidak merubah nasib suatu bangsa hingg bangsa itu merubah dirinya sendiri”.
Semoga kita tersadarkan!
Chicago airport, September 2023
Diaspora Muslim Indonesia di AS.
Artikel Terkait
Keren...Peringatan ke-9 KTT Perdamaian Dunia HWPL di Korea Selatan
Membanggakan, Disdik Jabar Raih Dua Penghargaan Kehumasan
Siswa SLB Jawa Barat Ramaikan Gelaran Special Education Expo
Tiba di AS, Dua Ulama Jabar Jebolan English for Ulama Langsung Kunjungi Pesantren
Mengenang Peristiwa 9/11 Tahun 2001
Polres Cianjur Ungkap 31 Pelaku Berbagai Kasus Kejahatan
Bupati Subang Hadiri Rapat Paripurna Bahas Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren
Ajak Pelaku Ekraf, Pemkot Bogor Minta Kembangkan Destinasi Wisata
KPK Minta APH Jaga Integritas dan Transparan
Pemerintah Tidak Serius Jalankan Industri Tekstil sebagai Industri Strategis Nasional