Journalnusantara.com - Pemerintah Republik Indonesia secara resmi telah mengumumkan kuota haji tahun 2023, yakni sebanyak 221.000 jemaah.
Kesepakatan mengenai jumlah kuota haji 1444 H/2023 ini telah ditandatangani oleh Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
Adapun jumlah 221.000 jemaah haji terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.
“Kuota itu (221.000 jemaah) terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Adapun untuk petugas, tahun ini kita mendapat 4.200 kuota,” ujar Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: Serba Serbi 1 Abad NU, PCNU Cianjur Disambut Hangat Warga Sidoarjo
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang mendorong pemerintah untuk mempersingkat durasi pelaksanaan haji.
Ia pun meminta pemerintah mulai berkomunikasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan ibadah haji selama 30 hari dapat berjalan.
"Maka karena itu, sejak sekarang memulai pembicaraan dengan berbagai pihak untuk pelaksanaan 30 hari (ibadah haji)," ucap Marwan.
Menurut Marwan, dengan dipangkasnya durasi pelaksanaan haji menjadi 30 hari, anggaran yang dihemat bisa mencapai Rp 1,2 triliun.
Baca Juga: Dwi Nur Wahyuningrum, Duta Anti Narkoba Lumajang 2021
"Kami dapat menghitung bahwa akan terjadi penghematan anggaran dari sisi anggaran itu bisa kita hemat sekitar Rp 1,2 triliun," kata dia.
Selain bisa menghemat anggaran haji, kata Marwan, pengurangan durasi pelaksanaan haji bisa membuat jemaah lebih senang.
"Dan kami berkeyakinan jemaah pasti merasa senang dengan hari yang kita sebutkan dengan durasi 30 hari saja," kata dia.
Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief mengatakan, berdasarkan aturan General Authority of Civil Aviation (GACA), pelaksanaan haji untuk negara yang menyetor jemaah haji lebih dari 30.000 selama 30 hari.
Artikel Terkait
DPRD Cianjur Sinergi dengan Masa Aksi, Sepakati Tiga Tuntutan Korban Gempa dan Awasi Pelaksanaannya !
Peringatan HPN, PWI Cianjur Gelar Berbagai Kegiatan
Geger! Kepala Sekolah Madrasah Perkosa Siswinya di Ruang Kerja
Menggali Hikmah dari Islamophobia
Valentine Day yang Islami? Why Not?
Siap-Siap, KTP Digital Bakal Gantikan KTP Elektronik
Miris, Seorang Guru Agama Cabuli 7 Bocah
Dwi Nur Wahyuningrum, Duta Anti Narkoba Lumajang 2021
Gita Savitri Membahas Childfree Akan Membuat Awet Muda
Serba Serbi 1 Abad NU, PCNU Cianjur Disambut Hangat Warga Sidoarjo