Waduh...Cak Nun Sebut Jokowi Firaun dan Luhut Sebagai Hamman

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Senin, 16 Januari 2023 | 20:49 WIB
Cak Nun jadi narasumber di Majelis Masyarakat Maiyah Bangbangwetan di Pendopo Cak Durasim, Kota Surabaya.
Cak Nun jadi narasumber di Majelis Masyarakat Maiyah Bangbangwetan di Pendopo Cak Durasim, Kota Surabaya.

JournalNusantara.com - Viral video unggahan dari akun @AryPrasetyo_85 dengan konten Cak Nun dan jamaahnya yang sedag melaksanakan pengajian, namun terdapat statement yag menyatakan bahwa Jokowi adalh Firaun dan Luhut sebagai Haman. 

Baca Juga: Catatan Perjalanan ke Masjid Terapung Gedebage

Selain unggahan video yag berdurasi 2.20 detik tersebut, terdapat pula caption dari akun tersebut, "Lambemu cuk..... Lah waktu kon di lingkaran CENDANA jaman Suharto lambemu gak berani koar-koar? Mingkem wae!? Apa jaman Suharto lu kenyang? Sekarang lapar? "Cak Nun Sebut Jokowi Sebagai Fir'aun, Anthony Salim Sebagai Korun dan Luhut Sebagai Hamman" twitnya. 

Sudah dapat diterka, akun @AryPrasetyo_85 pun bajir komentar dari warganet, seperti yag dikemukakan oleh akun @rdprasetyo_a: "Jaman kuliah biyen, cak nun ini magnet bagi para mahasiswa yg geram dg model kepemimpinan orde baru. Dg kyai langgengnya. Saiki kok jadi macem ni ya.." ulisnya, latas akun @@JokoSut22826110: "Fir'aun itu kafir. Sejak kapan pak Jokowi yg muslim boleh disamakan dgn org kafir? Bukankah kalau menyamakan sama dgn menuduh? Mbak @AkuAtikaFaya bisakah bantu aku, hadits yg melarang perbuatan itu." cuitnbya dengan nada tanya, akun @okkybonor: "Lambene rusak wong iki, setuju karo sampean aku... Padahal seorang muslim tidak boleh mencela pemimpin, wajib taat kepada ulil amri, dan terhadap perkara yg ma'ruf karena perintah Allah melalui Rasulullah." sesalnya. 

Cak Nun ogah temui Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. (Instagram/ @caknundotcom)
Cak Nun ogah temui Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. (Instagram/ @caknundotcom)

Baca Juga: MGMP Sejarah Cianjur Beri Pendampingan Psikososial Trauma Healing bagi Korban Gempa

Hal senada juga dikemukakan oleh akun @deroedeboe: "Atas nama demokrasi beliau Cak Nun bebas mau ngendikan apapun. Atas nama politikus bisa menyuarakan kepentingannya, apapun itu. Atas nama motif ekonomi, beliau menghidupi banyak orang. Atas nama winasis, beliau seorang budayawan, lebih peka, lebih halus, lebih bisa "ngempet"..." terangnya. Lantas akun @@RAGIL020: "Masih ingat Butet kartaredjasa??? Bertahun-tahun ngeledek, kadang menghina di acara sentilan sentilun. Sekarang mana ada tv yg berani menayangkan acara semacam itu? Beruntung cak Nun masih berani tampil." pungkasnya.

Baca Juga: Persija Jakarta vs Bali United di Liga 1: Statistik dan Prediksi Susunan Pemain

Video dengan konten Muhammad Ainun Nazib yag diunggah 15 jam lalu, kini setidaknya menjadi trending topik di linimasa twitter, dan memperoleh respon 157 K Views, 300 Retweets, 86 Quote Tweets, 1,120 Likes dan 584 komentar. ***

Sumber: Twitter

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X