nasional

MC yang Buat Tantangan Hafalan Al-Quran Ditukar Miras, Kini Rumahnya Digeruduk Massa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:49 WIB
Massa geruduk rumah diduga milik MC kontroversi The Sounds Project di Bekasi. ( Instagram.com/@infojawabarat)

JournalNusantara.com - Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti aksi penggerudukan massa yang dilakukan terhadap rumah yang diduga milik oknum MC pembuat tantangan hafalan Al-Quran dalam sebuah festival musik.

Sebelumnya, kontroversi itu mencuat ke permukaan usai beredar dugaan adanya kegiatan promosi minuman keras (miras) berkedok tantangan hafalan Al-Quran dalam festival The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara pada Minggu, 9 Agustus 2026 lalu.

Atas kasus ini, 2 orang MC telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya imbas viralnya kontroversi tantangan hafalan Al-Quran saat promosi miras dalam festival musik di Jakarta itu.

Dalam video yang beredar, tampak sekelompok massa menggeruduk rumah yang berlokasi di Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa, 11 Agustus 2026 malam.

"Ratusan orang menggeruduk rumah kontrakan di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi," tulis postingan akun Instagram @infojawabarat, pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Baca Juga: Pemkab Cianjur Perkuat Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Transaksi Keuangan

"Suasana di sekitar lokasi pun sempat berubah menjadi menegangkan," sambungnya.

Rumah tersebut disebut-sebut milik MC booth minuman keras yang melakukan tantangan hafalan Al-Quran saat acara konser di Ancol.

Saat itu, tampak masyarakat sudah ramai berada di lokasi. Mereka juga terlihat memasuki rumah tersebut.

Polisi: Pernah Berdomisili di Bekasi

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Putu Kholis Aryana menjelaskan massa mendatangi rumah tersebut setelah mendapatkan informasi bahwa MC tersebut tinggal di sana.

"Kemudian, keresahan terhadap peristiwa yang terjadi tentang penistaan ini tentunya masif di media sosial," kata Putu dalam keterangannya, pada Rabu, 12 Agustus 2026.

"Ada informasi yang bersangkutan pernah berdomisili di Bekasi. Saat itu, dari komunitas umat Islam mengecek informasi itu benar atau tidak," imbuhnya.

Baca Juga: Serdik Sespimmen Polri Pantau Pasokan Bahan Pokok di Cianjur

Halaman:

Tags

Terkini