Bagi BEM PTNU, peristiwa Agustus 2025 menjadi cermin penting bagi semua pihak: bagi parlemen, untuk memperbaiki moral dan etika politik; bagi pemerintah, untuk memperkuat literasi publik; dan bagi mahasiswa, untuk menjaga kemurnian gerakan dan marwah intelektual.
"Kami berdiri di atas nilai intelektual dan etika akademik," tutup Rifqi. "Gerakan mahasiswa adalah suara nurani, bukan alat kepentingan."