Journalnusantara.com - Sungai adalah urat nadi kehidupan, sumber air utama, dan jalur alami bagi air untuk mengalir dari hulu ke hilir menuju laut. Namun, di balik manfaatnya yang tak terhingga, sungai juga menyimpan potensi bencana besar: banjir. Hubungan antara sungai dan banjir bersifat intrinsik sungai adalah medium, dan banjir adalah manifestasi kegagalan sistem pengelolaannya.
Banjir terjadi ketika volume air dalam sungai melebihi kapasitas alur sungai itu sendiri, menyebabkan air meluap dan menggenangi dataran di sekitarnya. Pemicunya multifaktorial, melibatkan faktor alam dan ulah manusia. Secara alamiah, curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat dapat meningkatkan debit air secara drastis, sehingga sungai tak mampu menampung. Selain itu, pendangkalan atau sedimentasi dasar sungai akibat erosi di hulu juga mengurangi daya tampung sungai.
Sayangnya, peran manusia seringkali menjadi penentu utama. Alih fungsi lahan di Daerah Aliran Sungai (DAS), seperti penggundulan hutan di hulu dan pembangunan permukiman di sempadan sungai, menghilangkan fungsi alami tanah sebagai penyerap air. Air hujan yang seharusnya meresap ke dalam tanah kini langsung mengalir deras ke sungai. Selain itu, pembuangan sampah sembarangan memperparah kondisi dengan menyumbat aliran sungai dan gorong-gorong, mempercepat luapan.
Untuk mengatasi bencana ini, diperlukan upaya mitigasi struktural dan non-struktural yang terpadu. Mitigasi struktural meliputi pembangunan infrastruktur seperti tanggul, waduk, dan normalisasi sungai. Sementara itu, mitigasi non-struktural yang jauh lebih penting adalah pengelolaan DAS yang berkelanjutan, penegakan aturan tata ruang, serta edukasi publik tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai. Hanya dengan menjaga kesehatan urat nadi air ini, kita dapat mengurangi risiko banjir dan hidup harmonis dengan alam.
Artikel Terkait
Urat Nadi Desa, Jalan Menuju Kemajuan
Jalan dan Peradaban, Simpul Kemajuan Manusia
Jaringan Jalan Indonesia, Dari Lorong Desa hingga Arteri Nasional
Membangun Harapan, Proposal Permohonan Pembangunan Jalan
Peran Vital Masyarakat dalam Pembangunan Jalan
Mutiara Pagi: Tarian Kehidupan (Bagian 2020)
Webinar Spesial 4 Tahun Bumi Kreasi Jatiluhur: Bisnis Terbaik Lahir dari Titik Temu Hati, Keahlian, dan Kebutuhan Dunia
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Masjid, Dari Tempat Ibadah Menjadi Humanitarian Hub dan Pionir Aksi Nyata (Bagian 12)
Mutiara Pagi: Syukur (Bagian 2021)
Citarum Harum, Upaya Membebaskan Sungai dari Predikat Terkotor Dunia