Setibanya di Mataram, Panembahan Ratu II langsung ditahan. Amangkurat I awalnya ingin membunuh secara langsung, namun urung karena takut akan reaksi Cirebon dan Banten. Ia lalu memilih cara halus: ada yang menyebut diguna-guna, ada pula yang mengatakan diracun.
Saat para pembesar Cirebon tiba, mereka mendapati rajanya dalam kondisi sakit parah. Tak lama kemudian, Panembahan Ratu II wafat.
Jasadnya dimakamkan di Girilaya, sehingga kemudian dikenal juga dengan gelar Panembahan Girilaya.
Penulis: @Sejarah Cirebon