JournalNusantara.com - Dalam rangka pengamanan serangan siber yang bisa mengancam penyelenggaraan Pemilu 2024. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bersama KPU dan Bawaslu membentuk system pengamanan bernama Computer Security Incident Response Team (CSIRT).
Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani Tegaskan PNBP 2023 Lampui Target, Dari 441,4 T Diperkirakan Tembus 515,8 T
"Badan Siber dan Sandi Negara membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemilu. Sesuai namanya, satgas itu bertugas mengamankan penyelenggaraan Pemilu 2024 dari ancaman serangan siber". Ungkap jubir BSSN Ariandi Putra di Jakarta kemarin (12/7/2023).
"Saat ini BSSN bersama KPU dan Bawaslu sudah membangun Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Tim teknis dari BSSN bakal sering berkunjung ke markas KPU terkait dengan layanan elektronik atau sistem IT. Setiap kali menemukan kerentanan pada sistem IT KPU, tim dari BSSN langsung ke kantor KPU untuk memperbaikinya." Tegas Ariandi.
Baca Juga: KPK Sebut Integritas Modal Awal Gerakan Anti Korupsi
"Kerentanan itu ditemukan dari hasil monitoring tim BSSN yang bekerja di National Security Operation Center (NSOC) di markas BSSN Ragunan, Jakarta. Tugas BSSN adalah pencegahan dini. Dengan demikian, bisa menanggulangi jika ada kasus serangan siber." Tambahnya.
Baca Juga: Sekretaris MA Hasbi Hasan Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Pengurusan Perkara di Mahkamah Agung
"KPU menjadi salah satu instansi yang paling kita prioritaskan saat ini,’’ Pungkasnya.
Satgas Pemilu memiliki sistem kerja seperti Satgas KTT ASEAN maupun Satgas G20, dibentuk sejak awal 2023 dan berakhir sampai nanti pelantikan presiden dan wakil presiden.***
Sumber : jawapos.com
Artikel Terkait
Pembukaan KKN Sisdamas-MB 277, 278 dan 279 Desa Cikadu KBB Fokus, Menjadi Mahasiswa Pemberdaya
Sekretaris MA Hasbi Hasan Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Pengurusan Perkara di Mahkamah Agung
Yuk Vote Fani Nurul Fadillah, Top 25 Putri Hijab Jawa Barat 2023
Diduga Terima Uang Suap 3 M, Sekretaris MA Hasbi Hasan Resmi DItahan KPK
Peserta KKN Desa Cikadu Sindangkerta KBB Sinergi, Mahasiswa Belajar dan Mengabdi Pada Masyarakat
Target 5 tahun Penegrian Kampus Universitas Suryakancana (Unsur) Dianggap Tidak Realistis
KPK Sebut Integritas Modal Awal Gerakan Anti Korupsi
Resmi Dilantik, PAC IPNU IPPNU Ciranjang Cianjur Susun Program Kerja
Strategi Bupati Cianjur Dalam Meningkatkan Kinerja ASN
Menkeu Sri Mulyani Tegaskan PNBP 2023 Lampui Target, Dari 441,4 T Diperkirakan Tembus 515,8 T