Hasil Survy SMRC, Mayoritas Publik Indonesia Mendukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Rabu, 14 Juni 2023 | 18:14 WIB
Kantor KPU RI (KPU Republik Indonesia)
Kantor KPU RI (KPU Republik Indonesia)

JournalNusantara.com - Jelang putusan MK terkait sistem Pemilu 2024. Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terkait sikap publik terhadap sistem pemilu. Survei dilakukan pada 30–31 Mei 2023 dengan metode random digit dialing (RDD).

Baca Juga: Anies Baswedan Peduli Penyandang Diabilitas

Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengungkapkan, 76 persen publik Indonesia menginginkan sistem pemilu proporsional terbuka. Di mana warga bisa memilih secara langsung calon anggota DPR yang mewakili partai tersebut.

”Ditentukan oleh pemilih atau rakyat secara langsung, bukan oleh pimpinan partai,” ujarnya.

Sementara itu, yang menghendaki sistem tertutup hanya 15 persen. Kemudian, 9 persen sisanya tidak punya sikap.

 

Baca Juga: Polres Sukabumi Tangkap 3 Pelaku Dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang

Deni menjelaskan, sikap mayoritas warga yang menginginkan sistem terbuka sangat konsisten.

Dalam empat survei terakhir sejak Januari 2023, yang menginginkan sistem proporsional terbuka ada di kisaran 71–76 persen.

”Jauh lebih banyak dibanding yang menginginkan proporsional tertutup, 15 sampai 19 persen,” imbuhnya.

Bahkan, aspirasi itu mayoritas di setiap massa pemilih partai. Meski PDIP mendukung sistem tertutup, 69 persen pemilihnya menginginkan terbuka.

Baca Juga: Kualitas Penyelenggaraan Pemilu, Wujud Pemerintahan Demokratis

”Usulan sistem pemilu proporsional tertutup bertentangan dengan aspirasi mayoritas pemilih,” jelas Deni.

Survei SMRC juga memotret potensi menurunnya partisipasi pemilih. Jika Pemilu 2024 dilakukan dengan sistem tertutup, hanya 58 persen warga yang menyatakan akan ikut memilih. Tidak ikut memilih sebesar 36 persen dan ada 6 persen yang tidak menjawab. Jika hanya 58 persen angka partisipasi, itu berarti jauh dari capaian Pemilu 2019 yang mencapai 82 persen.***

Sumber : jawapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X