JournalNusantara.com - Sungguh naas nasib Ibu Nilakanti (37) yang merupakan warga Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasalnya ia terindikasi menjadi korban kriminalisasi yang diduga dilakukan oleh oknum penyidik di Institusi Kepolisian.
Isman Muslim yang juga Ketua Relawan Kornas (Koordinator Relawan Nasional) Jokowi Jawa Barat merasa Prihatin dengan kasus yang menimpa Ibu muda yang bernama Nilakanti ini. Dirinya berinisiatif mengawal surat yang dibuat Nilakanti untuk Presiden guna mendapatkan Suaka Hukum.
Jangan diam, Karena diam adalah sebuah penghianatan ungkap Isman. Dari rasa prihatin ketua Kornas Jokowi Jabar akan segera meng agendakan penyampaian Surat terbuka dari Nilakanti melalui Kantor Staf Kepresidenan Deputi V bidang Politik, Hukum, Keamanan dan HAM.
Baca Juga: Nilakanti: Pak Jokowi dan Pak Kapolri Tolong Beri Saya Keadilan, Usut Oknum Penyidik Polres Dompu !
“Ini sesuai dengan salah satu agenda prioritas Bapak Presiden di tahun 2023, yaitu penguatan perlindungan hukum, sosial, politik dan ekonomi untuk rakyat,” kata Isman Muslim.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun awak media, saat ini Nila Kanti merupakan korban yang dijadikan tersangka atas tuduhan yang dilaporkan oleh salahsatu Kepala sekolah yang ada di Kabupaten Dompu pada 3 tahun silam.
Sebagaimana diketahui, dipenghujung Ramadhan 1444 H ini, Nilakanti hidup dalam kesepian di Ibu Kota Jakarta. Ia tidak bisa mudik lebaran Idul Fitri ke Kampung halamannya di Dompu NTB karena keterbatasan finansial. Kerinduannya untuk bertemu dengan 3 buah hatinya pupus sudah, hasratnya untuk menumpahkan kasih sayang kepada keluarga besarnya di Dompu NTB hanya angan-angan saja.
Ia mengakui Ramadhan tahun ini adalah yang terberat dalam hidupnya karena ia harus terpisah dari 3 anak perempuannya, terlebih si bungsu yang masih balita. Bahkan menurut pengakuan Nilakanti dan suaminya, anak-anaknya tidak bisa tidur setiap malam, mereka selalu terjaga di malam buta dan memanggil-manggil ibundanya yang tengah berjuang di Ibu Kota JAKARTA demi memperoleh keadilan dari kesewenangan oknum Kepala Sekolah dan Oknum Penyidik Polres Dompu NTB.
Baca Juga: Ratusan Alim Ulama dan Guru Ngaji di Sukaresmi Minta Aziz Muslim Maju Jadi Wakil Rakyat
"Ramadhan tahun ini adalah ujian paling berat dalam hidup saya dan keluarga kecil saya. Demi Allah, saya akan terus berjuang membongkar berbagai macam ketidakadilan yang difitnahkan ke saya. Keadilan harus ditegakan dan diperjuangkan, saya akan meminta suaka hukum kepada Bapak Kapolri dan yang tehormat Bapak Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta. Surat terbuka sudah saya sampaikan kepada beliau-beliau ini, dan semoga Tuhan yang maha kuasa mengabulkan doa-doa saya yang kini sedang terdzalimi." tutur Nilakanti yang tak kuasa lagi menahan tangisannnya kepada awak media.
Nilakanti pun mengaskan kembali bahwa ia akan terus berjuang untuk mendapatkan keadilan hingga terbitnya SP3 dari Kepolisian atas kasusnya. Iapun berharap bisa berkumpul lagi dengan keluarganya di Dompu nan jauh di sana.
"Jujur saja kasus ini telah memisahkan kasih sayang seorang Ibu dengan tiga putrinya yang masih memerlukan curahan kasihsayang dan perhatian dari sosok seorang ibu. Saya ingin pulang ke Dompu dengan membawa kejelasan hukum atas kasus saya ini yakni terbitnya Surat SP3. Saya yang melaporkan tindak kejahatan pencurian uang di sekolah kok malah saya yang dijadikan tersangka? saya heran kok Kepolisian begitu? apa peran Jargon Pak Kapolri dengan POLRI YANG PRESISI nya jika penyelesaian kasusnya seperti ini. Pak Kapolri dan Pak Jokowi mohon bantu saya segera Pak !." seru Nilakanti ditengah isak tangisnya yang kian menjadi, teringat Idul Fitri kali ini ia dipisahkan oleh kasus yang tak seharusnya menimpa dirinya.
Rencananya, Nilakanti akan menemui Bapak Kapolri dan Presiden Jokowi serta lembaga terkait untuk memperoleh suaka hukum, didampingi Tim Advokasi untuk Keadilan Nilakanti dan KORNAS Jokowi.
Artikel Terkait
Memaknai Keberkahan Ramadan - 18
Presiden Jokowi Buka Suara Perihal OTT KPK Proyek Kereta Api
Presiden Jokowi Gelar Rapat Bersama Sejumlah Menteri, Bahas Progres Hunian di Ibu Kota Nusantara
Jelang Penentuan Lebaran, BMKG Bakal Gelar Rukyatul Hilal
DEMA STISNU Cianjur Gandeng GMNNU Jalankan Aksi Sosial Bersama Penyintas Gempa
Tarif Jalan Tol Trans Sumatera 2023
Indonesia Satu Kreasi Rangkul Pelajar Gelar Mini Konser Pertama di Kabupaten Cianjur
Tangis Nilakanti Terpisah dengan 3 Buah Hati, Cari Keadilan Jelang Idul Fitri Temui Kapolri dan Jokowi
Ratusan Alim Ulama dan Guru Ngaji di Sukaresmi Minta Aziz Muslim Maju Jadi Wakil Rakyat
Nilakanti: Pak Jokowi dan Pak Kapolri Tolong Beri Saya Keadilan, Usut Oknum Penyidik Polres Dompu !