JournalNusantara.com - Bulan suci Ramadhan 1444 H tinggal menghitung hari. Segala persiapan terkait dengan aktivitas Ramadhan mulai dari sahur hingga pelaksanaan shalat tarawih tengah dilakukan oleh banyak pengurus mesjid.
Bulan suci Ramadhan selalu membawa berkah dan menorehkan cerita menarik bagi seluruh umat manusia, dan bukan hanya mereka yang muslim saja namun mereka yang non muslim pun turut merasakan berkah Ramadhan tersebut.
Baca Juga: Juni Safitri, Puteri Indonesia DKI Jakarta 4 2023 Gaungkan Advokasi 'We Beside You'
Bingar Ramadhan sangat terasa terutama sejak pelaksanaan buka shaum hingga pelaksanaan shalat tarawih. Berbincang terkait tarawih, ada yang melaksanakannya 8 rakaat dan adapula yang 20 rakaat, bergantung kepada landasan dalil yang diyakini. Lantas apakah ada ketentuan khusus untuk bacaan dalam sahalat tarawih ?.
Sebenarnya tidak ada ketentuan khusus untuk membaca surat tertentu pada shalat tarawih dan shalat witir. Yang lebih utama tentu membaca satu juz Al-Qur’an per malam sehingga Al-Qur’an dikhatamkan selama Ramadhan sebulan penuh melalui shalat tarawih dan witir
وَفِعْلُهَا بِالْقُرْآنِ فِيْ جَمِيْعِ الشَّهْرِ بِأَنْ يَقْرَأَ كُلَّ لَيْلَةٍ جُزْأً أَفْضَلُ مِنْ تَكْرِيْرِ سُوْرَةِ الرَّحْمَنِ أَوْ هَلْ أَتَى عَلَى الْإِنْسَانِ أَوْ سُوْرَةِ الْإِخْلَاصِ بَعْدَ كُلِّ سُوْرَةٍ مِنَ التَّكَاثُرِ إِلَى الْمَسَدِّ كَمَا اعْتَادَهُ أَهْلُ مِصْرَ
Artinya: “Pelaksanaan shalat tarawih sebulan penuh (Ramadhan), dengan membaca satu juz pada setiap malamnya lebih utama daripada mengulang Surat Ar-Rahman ‘hal atā ‘alal insān’ atau Surat Al-Ikhlas setelah masing-masing surat mulai dari At-Takatsur hingga ‘al-masad’ seperti tradisi penduduk Mesir,” (Lihat Syekh Ibrahim Al-Bajuri, Hasyiyatul Baijuri, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 1999 M/1420 H], juz I, halaman 260).
Baca Juga: Kebun Raya Cibodas, Kebanggaan Masyarakat Cianjur Peninggalan Penjajah
Namun demikian, ada sebagian ulama yang menganjurkan untuk membaca surat tertentu pada shalat tarawih dan shalat witir berdasarkan kaidah membaca Al-Qur'an secara berurutan. Susunan surat pada shalat tarawih berikut ini dikutip dari Kitab Perukunan Melayu, [Jakarta, Alaydrus: tanpa tahun], halaman 56-58).
Berikut ini susunan bacaan surat Al-Qur’an pada shalat tarawih untuk 15 hari pertama bulan Ramadhan.
1. Surat Al-Fatihah dan Surat At-Takatsur (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)
2. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ashr (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)
3. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Humazah (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)
4. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Fil (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)
5. Surat Al-Fatihah dan Surat Quraisy (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)
6. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ma’un (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)
7. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Kautsar (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)
8. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Kafirun (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)
9. Surat Al-Fatihah dan Surat An-Nashr (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua)
10. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Lahab (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (rakaat kedua).
Baca Juga: Indonesia dan Timor Leste Sepakati 5 Poin Kerjasama
Adapun berikut ini susunan bacaan surat pada shalat tarawih untuk 15 hari kedua bulan Ramadhan.
1. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Qadr (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat At-Takatsur (rakaat kedua)
2. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Qadr (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ashr (rakaat kedua)
3. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Qadr (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Humazah (rakaat kedua)
4. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Qadr (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Fil (rakaat kedua)
5. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Qadr (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Quraisy (rakaat kedua)
6. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Qadr (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ma’un (rakaat kedua)
7. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Qadr (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Kautsar (rakaat kedua)
8. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Qadr (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Kafirun (rakaat kedua)
9. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Qadr (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat An-Nashr (rakaat kedua)
10. Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Qadr (rakaat pertama) Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Lahab (rakaat kedua). Wallahu a’lam. (Alhafiz Kurniawan).
Sumber: https://islam.nu.or.id
Artikel Terkait
Kemenag Cianjur Sukses Gelar Bimtek Penyusunan Dokumen Pengajuan Pencairan BOP RA 2023
2 Bulan, Polres Cianjur Ungkap 10 Kasus dan Tetapkan 16 Tersangka Pengedar Narkoba
Harapan Fita Isnaeni, Model Cantik Asal Purbalingga di Hari Perempuan Internasional
Ratu Kecantikan Indonesia
KPK RI Gelar Pertemuan Bilateral dengan KPK Kamboja Bahas Kerjasama Kasus Korupsi Lintas Negara
Lestarikan Budaya, Pemprov DKI Jakarta Buka Seleksi Penari Tradisional
Pidato Rasulullah Menyambut Ramadhan
Indonesia dan Timor Leste Sepakati 5 Poin Kerjasama
Kebun Raya Cibodas, Kebanggaan Masyarakat Cianjur Peninggalan Penjajah
Juni Safitri, Puteri Indonesia DKI Jakarta 4 2023 Gaungkan Advokasi 'We Beside You'