Baca Juga: Usung Program Kesejahteraan Wartawan, Kang Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026
Hakam menerangkan, pihaknya mengaktifkan Tim Gerak Cepat (TGC) guan menyelidiki epidemiologi. Hal tersebut dilakukan untuk menelusuri sumber dugaan keracunan.
"Kami belum dapat menyimpulkan penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan laboratorium selesai," jelasnya.
"Karena itu, kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil pemeriksaan yang sedang berjalan," tandas Hakam.
Yayasan hingga SPPG Diselidiki
Atas kasus ini, Dinkes juga berkoordinasi dengan SMKN 6 Semarang, SPPG Kota Semarang Timur atau Karangturi, Yayasan Putra Maju Mapan Mandiri, yang berkaitan dengan pelaksaan program MBG di wilayah tersebut.
"Sebagai langkah kehati-hatian, distribusi makanan dari penyelenggara SPPG terkait dihentikan sementara hingga proses penyelidikan epidemiologi dan pemeriksaan laboratorium selesai dilakukan," ungkap Hakam.
Di lain pihak, Kepala SMKN 6 Semarang, Berty Sagendra juga telah mengonfirmasi adanya tenaga kependidikan (tendik) di sekolahnya yang diduga keracunan MBG.
"Saya dapat laporan terdapat tendik yang terdampak juga," kata Berty dalam keterangannya, pada Jumat, 31 Juli 2026.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak sekolah maupun otoritas berwenang atas kasus keracunan massal di SMKN 6 Semarang.*
Artikel Terkait
Perkuat Ekosistem Keilmuan Kepolisian, DIKPI Inisiasi Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia
Diduga Siasat Licik Gus Haris, sang Pengumpul Duit Hasil Pemerasan Swasta hingga Bawahan Bupati Anom Widiyantoro
Mutiara Pagi: Hukum Sederhana (Bagian 2288)
STIE Indonesia Jakarta Gelar Pelatihan Personal Branding untuk Finalis Duta Kampus
Perjuangan Sunyi Panitia di Balik Kesuksesan MTQH ke-48 Cianjur
Kemenag Cianjur Beri Apresiasi Dedikasi Panitia Lokal MTQH ke-48 Pagelaran
7 Tips Penting Tetap Aman dan Nyaman Berkendara di Malam Hari
Usung Program Kesejahteraan Wartawan, Kang Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026
Dari Ekskul Sekolah ke Pimred Media, Ini Kisah Emas Perjalanan Jurnalis Arvendo Mahardika di Pro-spective Bootcamp Promedia Group
Pernyelundupan Narkoba oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soetta: Tas Diperiksa, Ternyata Bawa Sabu