Legenda Rimba: Ketika Nyali TNI Menggetarkan Pasukan Elit Dunia

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Selasa, 24 Februari 2026 | 11:26 WIB
Ilustrasi latihan dalam air Kopaska yang juga hadir dalam latihan Kopassus (Instagram junaroripandeyofficial)
Ilustrasi latihan dalam air Kopaska yang juga hadir dalam latihan Kopassus (Instagram junaroripandeyofficial)

JOURNALNUSANTARA.COM - Pada masa Konfrontasi Ganyang Malaysia (1963-1966), hutan belantara Kalimantan menjadi panggung pembuktian bagi pasukan elit Indonesia (RPKAD/Kopassus) melawan pasukan elit Inggris (SAS) dan Australia (SASR).

Di saat pasukan Inggris dan Australia harus membawa logistik berat dan peralatan canggih yang justru menghambat pergerakan, prajurit TNI bergerak seperti hantu. Mereka mampu bertahan hidup hanya dengan apa yang disediakan alam tanpa bergantung pada suplai udara.

Pasukan komando kita menggunakan taktik hit and run yang sangat rapi. Mereka sering kali melakukan penyergapan dari arah yang tidak terduga, lalu menghilang di balik lebatnya pepohonan sebelum musuh sempat membalas tembakan.

Salah satu momen paling ikonik adalah saat pasukan Inggris dibuat frustrasi karena tidak bisa mendeteksi keberadaan prajurit kita meskipun jaraknya hanya beberapa meter.

Kemampuan kamuflase dan disiplin tempur TNI membuat tentara SAS yang legendaris itu harus berpikir dua kali untuk masuk lebih dalam ke wilayah kita.

Bertahun-tahun setelah konflik usai, banyak veteran SAS Inggris memberikan testimoni bahwa prajurit Indonesia adalah salah satu lawan terberat yang pernah mereka hadapi di medan hutan.

Mereka mengakui bahwa prajurit Indonesia lahir dan besar di hutan, sementara mereka hanya berlatih di sana.

Kisah ini bukan sekadar tentang perang, tapi tentang harga diri sebuah bangsa yang tidak gentar menghadapi kekuatan militer global.

Senjata canggih bisa dibeli, tapi nyali dan kemampuan beradaptasi di medan tersulit adalah warisan yang tak ternilai harganya.

Hingga hari ini, pasukan elit dunia masih sering datang ke Indonesia hanya untuk mempelajari satu hal: Bagaimana cara bertempur di hutan yang sebenarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X