Baca Juga: Musibah Banjir, Merajut Kesalehan Individu dan Solidaritas Sosial di Tengah Bencana
Dia menekankan bahwa bahwa penyelundupan ilegal berdampak besar terhadap perekonomian nasional.
Ia mencontohkan kasus penyelundupan timah di Bangka Belitung yang disebut telah merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.
"Penyelundupan ini menyebabkan kerugian besar bagi ekonomi kita. Penyelundupan, contoh dari Bangka, penyelundupan timah yang sudah berjalan cukup lama," ujar Prabowo.
Baca Juga: Terkait Pernyataan Jokowi Menyinggung Ada Orang Besar Sekjen Demokrat Angkat Suara
Prabowo juga mengingatkan agar tidak ada korporasi yang kekuatannya melebihi negara.
Meski mengakui peran penting dunia usaha swasta, ia menegaskan bahwa korporasi tidak boleh mengatur atau mengalahkan negara.
"Tidak boleh ada korporasi yang mengalahkan negara. Kita butuh korporasi, kita butuh dunia usaha swasta, tetapi dia tidak boleh mengatur negara dan mengalahkan negara," pungkasnya
Artikel Terkait
Sambut Milad ke-104 Tahun, Alumni Ponpes Baitul Arqom Luncurkan Arqom Akademi Center
Terkait Pernyataan Jokowi Menyinggung Ada "Orang Besar" Sekjen Demokrat Angkat Suara