“Kami akan membentuk satgas gabungan untuk mendalami semua temuan di lapangan. Setiap potensi pelanggaran akan kami telusuri hingga tuntas,” tambahnya.
Di sisi lain, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan rehabilitasi hutan yang kini semakin gundul akibat bencana dan aktivitas ilegal.
Baca Juga: LINK LIVE STREAMING Persib vs Borneo FC: Saksikan Siaran Langsung Indosiar Malam Ini
Kawasan terdampak telah dipetakan dengan bantuan drone dan perangkat identifikasi kayu otomatis, AIKO, untuk mengetahui jenis serta kemungkinan asal kayu.
Menurut Raja Juli, sampel kayu yang ditemukan kini dalam proses penelitian lebih lanjut.
Ia juga menyebut identifikasi subjek hukum yang berpotensi terlibat telah mulai dilakukan, meski ia belum mengungkap jumlah perusahaan yang mungkin tersangkut dalam aktivitas penebangan liar.