Memaknai Tema 80 Tahun Kemerdekaan RI

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Rabu, 20 Agustus 2025 | 10:00 WIB
Potret Paskibraka saat mengibarkan Bendera Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada peringatan HUT RI ke-80 pada 17 Agustus 2025.  (Instagram.com/@prabowo)
Potret Paskibraka saat mengibarkan Bendera Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada peringatan HUT RI ke-80 pada 17 Agustus 2025. (Instagram.com/@prabowo)

Oleh: Dr. Abidin

Angka 8 dan 0 pada usia 80 tahun kemerdekaan Indonesia dapat dimaknai sebagai gerak awal yang berlanjut tanpa akhir.

Artinya, apa yang telah dirintis para pendiri Republik dan dinyatakan dalam Deklarasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, serta apa yang telah disepakati oleh para perumus Konstitusi UUD 1945, harus diwujudkan menjadi kenyataan secara konsisten, tanpa ragu, dan tanpa boleh mengecewakan, apalagi mengkhianati semangat para pendiri bangsa.

Menurut Presiden Prabowo, tema peringatan 80 tahun kemerdekaan ini mencerminkan semangat dan harapan bersama seluruh rakyat Indonesia.

Namun, tema ini tidak boleh dimaknai secara seremonial belaka, melainkan harus dihayati dan diwujudkan dengan kesungguhan.

Apabila bangsa ini benar-benar berharap memasuki usia 100 tahun dengan sebutan “Era Emas Indonesia”, maka 20 tahun ke depan harus menjadi fase kerja keras, konsolidasi, dan penguatan semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan melihat kondisi kekinian, harapan menuju era emas selalu beriringan dengan rasa cemas.

Rasa cemas bukanlah tanda pesimis, melainkan sebuah pertarungan kemampuan: mampukah bangsa ini menghadapi tantangan global, teknologi, hingga dinamika politik dan sosial, sambil tetap menjaga jati diri kebangsaan.

Karena itu, mari kita maknai kata demi kata dari tema peringatan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 2025 ini.

Semoga semangat yang diwariskan para pendiri Republik senantiasa menjadi suluh penerang perjalanan Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X