Oleh: Entang Sastraatmadja
Persoalan cadangan beras pemerintah KABARIKA.IDperkuat cadangan beras pemerintah yang selama ini dikelola oleh Perum Bulog.
Kabar Gembira dari Jakarta
KABARIKA.ID merilis kabar menggembirakan: Indonesia kembali mencetak tonggak penting dalam sejarah ketahanan pangan nasional.
Pada tahun 2025, stok cadangan beras pemerintah berhasil menembus angka 3,5 juta ton, tertinggi dalam 57 tahun terakhir. Angka ini menjadi prestasi yang membahagiakan sekaligus membanggakan.
Berdasarkan data historis, stok beras nasional pada periode Januari–Mei 1984 tercatat sebesar 3.029.049 ton, saat jumlah penduduk Indonesia diperkirakan 160 juta jiwa.
Kini, empat dekade kemudian, dengan jumlah penduduk hampir dua kali lipat yakni sekitar 280 juta jiwa, Indonesia kembali mencetak prestasi baru yang menunjukkan kontribusi nyata anak bangsa dalam membangun negara.
Per 4 Mei 2025, stok beras di gudang Perum Bulog tercatat mencapai 3.502.895 ton. Meski sebagian masih berasal dari impor, pencapaian ini menjadi rekor tertinggi sejak Bulog berdiri pada tahun 1967. Bahkan capaian ini melampaui masa kejayaan swasembada beras pada tahun 1984.
Menuju Target 4 Juta Ton
Menteri Pertanian Amran menyatakan bahwa stok cadangan beras pemerintah akan terus diperkuat dan diawasi ketat guna mencapai target 4 juta ton dalam waktu dekat. Pemerintah optimistis, dalam 15–20 hari menjelang akhir panen raya, cadangan nasional akan menembus angka tersebut.
Cadangan beras pemerintah yang kuat telah lama dinantikan. Selama ini, stok cadangan beras umumnya berkisar di angka 1 juta ton, yang membuat pemerintah kerap khawatir ketika menghadapi potensi krisis pangan.
Fungsi Strategis Cadangan Beras
Cadangan beras memiliki fungsi vital, antara lain:
Mengatasi krisis pangan, seperti bencana alam, konflik, atau keadaan darurat lainnya.
Artikel Terkait
Pesantren Lirboyo, Benteng Ilmu dan Akhlak Ahlussunnah di Nusantara
Pulau Onrust, Jejak Sejarah Kolonial di Kepulauan Seribu
BEM PTNU Apresiasi Langkah Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online
Bongkar Dugaan Permainan Anggaran dan Tata Kelola Desa, Aliansi Masyarakat Hegarmanah Bersikap
BEM UNISLA Gelar Entrepreneurship Class, Cetak Pengusaha Muda Kampus
Mutiara Pagi: Sang Penakluk (Bagian 1835)
Unpad Gelar Seminar Nasional Refleksi Gagasan Koperasi Bung Hatta
Kebudayaan sebagai Fondasi Identitas Bangsa dalam Perspektif Ahli Antropologi
UNSUR Cianjur Gelar Kuliah Umum Keolahragaan, Bahas Strategi Pembangunan Olahraga Daerah
Mutiara Pagi: Merawat Harapan (Bagian 1836)