Dalam sejumlah ceramah, kita dinasehati
Untuk sabar dan berlapang dada
Sebab, Tuhan tidak akan menguji
melebihi kemampuan hamba-Nya
Sabar ketika harga bahan pokok naik
Sabar meskipun gaji stagnan
Diminta tetap berprasangka baik
Serta tidak saling menyalahkan
Sabar, bahwa esok lebih baik
Meski hari ini tak bisa beli pulsa listrik
Merawat harapan, menjaga kewarasan
Sambil tersenyum menyaksikan keadaan
“Semangat! Tuhan masih menyertai kita!”
Kata penjual kopi sachet di pinggir jalan
Saat menulis status motivasi mereka
Meski terlalu pahit menghadapi kenyataan
“Kami telah berencana, kami akan segera”
Di atas podium, yang bersafari bicara
Namun harapan hanya tinggal harapan
Hanya kata indah pada baliho di pinggir jalan
Kosong tak bergema
Hanya janji-janji semata
Tiktokan ke sana kemari
Menjadi pemandangan setiap hari
Jakarta, 10 Mei 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Putri Hijab sebagai Wadah Inspirasi Perempuan Muslimah Indonesia
Pesantren Lirboyo, Benteng Ilmu dan Akhlak Ahlussunnah di Nusantara
Pulau Onrust, Jejak Sejarah Kolonial di Kepulauan Seribu
BEM PTNU Apresiasi Langkah Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online
Bongkar Dugaan Permainan Anggaran dan Tata Kelola Desa, Aliansi Masyarakat Hegarmanah Bersikap
BEM UNISLA Gelar Entrepreneurship Class, Cetak Pengusaha Muda Kampus
Mutiara Pagi: Sang Penakluk (Bagian 1835)
Unpad Gelar Seminar Nasional Refleksi Gagasan Koperasi Bung Hatta
Kebudayaan sebagai Fondasi Identitas Bangsa dalam Perspektif Ahli Antropologi
UNSUR Cianjur Gelar Kuliah Umum Keolahragaan, Bahas Strategi Pembangunan Olahraga Daerah