Journalnusantara.com, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) RI 2019-2024, Prof. KH Maruf Amin menghadiri acara silaturahmi ramadan bersama pengurus dan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta.
"Saya kembali menegaskan bahwa PKB adalah partai yang visinya kebangsaan dengan fatsun politik mengikuti nasihat para ulama dan kiai," katanya, Minggu (16/3/2025).
Karena itu dalam berjuang semua kader PKB harus mempunyai lima prinsip, sebagai berikut:
Pertama, tashihun niyyah (meluruskan niat) semata-mata untuk perbaikan bangsa dan negara dengan shibghoh ilahiyyah (warna dan jalan Allah).
Kedua, tashihul harokah (meluruskan gerakan) sesuai dengan manhaj ahlussunnah wal jama'ah. Islam washatiyah, Islam yang moderat. Di tengah-tengah.
Ketiga, taqwiyatul shaf (menguatkan konsolidasi) agar tak terpecah belah dengan membangun kesadaran dan menguatkan gerakan politik kiai.
Keempat, tazkiyatunnafsi (membersihkan diri) dengan menjauhkan dari segala perbuatan dan kebijakan yang merugikan masyarakat.
Kelima, Al-istianah ilallah (minta pertolongan kepada Allah). Ada istilah hina takhollal asbab fahunaaka robbul asbab.
Artinya, kalau sudah tiada sebab, maka kembalikan kepada yang punya sebab. Innallaha ala kulli syaiin qadir (sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu).
Dan, lima prinsip ini harus dipegang teguh oleh seluruh kader PKB.
Artikel Terkait
Senja Memanggil Pulang
Mundur, Pensiun, atau Tetap Perwira TNI?
Sosok Ratu Ageng, Nenek Buyut Pangeran Diponegoro
PK PMII STAI Al-Azhary Cianjur Gelar MAPABA: Cetak Kader Intelektual Berjiwa Aswaja dan Pembawa Perubahan
PCNU Cianjur Gelar Pekan Raya Ramadhan, Bangkitkan Ekonomi Umat di Bulan Suci
Panggung Spektakuler Grand Final Duta Pendidikan Jawa Barat 2025: Dari Inspirasi Menuju Aksi Nyata!
Mutiara Pagi: Oase Bulan Suci (Bagian 1780)
Semilir Angin dari Lembah Taubat
Viral! Miss Asia Indonesia Kalisa Putri Dapat THR Mobil dan Dollar, Kira-kira dari Siapa Ya?
Mutiara Pagi: Puasa dan Kemuliaan (Bagian 1781)