Puasa adalah tarian sunyi
Antara jasad, ruh, dan hati
Sebuah pengembaraan batin
Yang tidak diketahui orang lain
Puasa adalah tafsir sunyi
Dalam laku dan waktu
Melatih kesabaran diri
Dari amarah dan hawa nafsu
Puasa menciptakan hubungan yang harmonis
Agar di antara kita bisa tersenyum manis
Sikap rendah hati merupakan kunci
Dalam membangun suasana saling menghormati
Menuntun manusia pada kesadaran
Untuk menyalakan lentera kejujuran
Bahwa hidup bukan hanya di dunia
Tapi ada proses pada episode berikutnya
Ada kemuliaan yang harus dijaga
Ada kesabaran yang harus dirawat
Mengajak kita memelihara keduanya
Dengan rendah hati dan rasa hormat
Ada keindahan dalam menunggu
Dalam menggapai sesuatu yang dituju
Matahari tidak akan tenggelam lebih cepat
Hanya karena kita menginginkannya
Bulan pun tidak akan datang lebih lambat
Agar kita takut pada gelap yang menyelimutinya
Malang, 16 Maret 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Sri Mulyani Pusing: Rupiah Anjlok, APBN Alami Defisit Tembus 31T Lebih
Senja Memanggil Pulang
Mundur, Pensiun, atau Tetap Perwira TNI?
Sosok Ratu Ageng, Nenek Buyut Pangeran Diponegoro
PK PMII STAI Al-Azhary Cianjur Gelar MAPABA: Cetak Kader Intelektual Berjiwa Aswaja dan Pembawa Perubahan
PCNU Cianjur Gelar Pekan Raya Ramadhan, Bangkitkan Ekonomi Umat di Bulan Suci
Panggung Spektakuler Grand Final Duta Pendidikan Jawa Barat 2025: Dari Inspirasi Menuju Aksi Nyata!
Mutiara Pagi: Oase Bulan Suci (Bagian 1780)
Semilir Angin dari Lembah Taubat
Viral! Miss Asia Indonesia Kalisa Putri Dapat THR Mobil dan Dollar, Kira-kira dari Siapa Ya?