Naskah-naskah yang menyimpan warisan keilmuan dan nilai-nilai dakwah yang masih relevan hingga saat ini. Kajian naskah kulo ini adalah salah satu upaya mengungkap lebih jauh pemikiran serta strategi dakwah yang diterapkan pada masanya.
Semua peserta bergemuruh tepuk tangan atas apa yang disampaikan oleh kedua Narasumber yang cukup memukau. Semua berharap kajian tentang Sunan Giri maupun naskah kuno ini tidak hanya berhenti dari acara ini dan dapat berkelanjutan sebagai pelestarian keilmuan Nusantara.
Dari rangkaian kegiatan yang diikuti oleh akademisi, mahasiswa, serta pemerhati sejarah dan budaya ini diharapkan dapat memperoleh wawasan baru serta memicu semangat untuk semakin memahami pentingnya pelestarian naskah kuno sebagai bagian dari identitas dan kekayaan intelektual bangsa.
Ke depan, Manuskripedia dan UNISLA berencana untuk menggelar lebih banyak seminar dan lokakarya serta penelitian terkait kajian manuskrip guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya warisan sejarah ini, sehingga kelestarian nilai-nilai warisan leluhur Nusantara bukan hal yang mustahil terlaksana.
Artikel Terkait
Selamat! Tiga Kader GP Ansor Cianjur Naik Kelas
Jelang Pelantikan, PC IPNU IPPNU Cianjur Bekali Pengurus dengan Orientasi
Peringatan Isra Mi'raj, NU Care-LAZISNU Cianjur Adakan Khitanan Masal
Perjalanan Dinas Dalam Negeri, Kegiatan Pertemuan, Acara Pemerintah Daerah di Hotel: Pemborosan Anggaran atau Stimulus Ekonomi?
Gaza, Trump dan Dunia Islam
Jelang Ramadan, DKM Masjid DPP Partai Golkar Gelar Istigosah dan Pengajian Al-Quran
Geram, LBH PC GP Ansor dan LPBH NU Majalengka Dampingi Anak Korban Eksploitasi Seksual
Perkuat Basis Ekonomi, GP Ansor Cianjur Dorong Terciptanya Organisasi yang Unggul secara Kolektif
Mutiara Pagi: Tribrata (Bagian 1772)
Resmi Dilantik, DEMA dan SEMA STAI Al-Azhary Cianjur Periode 2025-2026 Siap Bersinergi