حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي صَعْصَعَةَ أَنَّهُ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ يَسَارٍ أَبَا الْحُبَابِ يَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yusuf] telah mengabarkan kepada kami [Malik] dari [Muhammad bin Abdullah bin Abdurrahman bin Abu Sha'sha'ah] bahwa dia berkata, saya mendengar [Sa'id bin Yasar Abu Al Hubbab] berkata; saya mendengar [Abu Hurairah] berkata; Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa di kehendaki Allah kebaikan, maka Dia akan mengujinya." [ Hr. Bukhori]
Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:
1️⃣ Sesungguhnya orang yang beriman bila terjadi musibah maka semuanya akan dikembalikan kepada Al qur'an dan assunah.
2️⃣ Terjadinya musibah tidak hanya terjadi disebabkan oleh sebab menteri saja. Sebab materi hanya merupakan konsekuensi logis dari sebab syar'i.
3️⃣ Maka terjadinya musibah bisa karena ujian, peringatan, nauzubillah merupakan azab.
4️⃣ Maka setiap ujian, kesulitan, atau musibah apapun itu. Sejatinya adalah alarm buat kita, bahwa Allah ﷻ ingin kita lebih baik. Lebih baik karena Allah ﷻ ingin kita meninggalkan kedzaliman baik itu kedzaliman kepada Allah ﷻ, sesama manusia atau kepada diri sendiri.
5️⃣ Allah menginkan kita
lebih baik karena Allah ﷻ ingin kita selalu memperbaiki iman, meningkatkan ketaqwaan lebih mendekatkan diri dengan amalan-amalan sunah setelah wajib seperti sering sedekah, lebih baik karena Allah ingin kita lebih sesuai dengan Sunnah, dll.
6️⃣ Sehingga saat ada ujian atau musibah, jangan minta ujiannya hanya sampai disitu. Tidak mungkin, karena Allah ﷻ ingin kita terus memperbaiki diri. Juga jangan hanya minta ujian itu segera berlalu, tapi minta pada Allah ﷻ agar kita diberi kekuatan untuk melaluinya.
Tema hadits yang berkaitan dengan Al Qur'an :
1- Musibah sebagai ujian.
Allah Subhanahu wa Ta'ala memberitahukan bahwa Dia pasti menimpakan cobaan kepada hamba-hamba-Nya, yakni melatih dan menguji mereka.
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الأمْوَالِ وَالأنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ , الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ, أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, "Inna lillahi wainna ilaihi raji'un." Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. [Al Baqarah: 155-156-157].
2- Musibah sebagai peringatan.
Abul Aliyah mengatakan bahwa barang siapa yang berbuat durhaka kepada Allah ﷻ di bumi, berarti dia telah berbuat kerusakan di bumi, karena terpeliharanya kelestarian bumi dan langit adalah dengan ketaatan.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Seperti Jejak di Pasir (Bagian 1655)
Kumpulan Voucher Vidio Untuk Menunjang Kenikmatan Menonton Film
Pilkada: Pusaran Gaya Politik Kontroversial Versus Gaya Politisasi Agama
Australia Tidak Berani Menyerang Atau Indonesia yang Tidak Mau Merebut Bola?
Militeristik, Soal Pendekatan Atau Memang Menjadi Karakter?
Mutiara Pagi: Jangan Asal Bicara (Bagian 1656)
Pengamat: Semoga Budiman dan Ara Bisa Bekerja Tidak di Bawah Tekanan
Mutiara Pagi: Kasih yang Tak Lunak (Bagian 1657)
Perkuat Amaliyah, DPD BKPRMI Kabupaten Cianjur Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional 2024
Usung Program One Village One Industri, Pengurus APDA Jabar Siap Menangkan Asih di Pilgub Jabar