JournalNusantara.com - Warganet geram dengan sosok Jurnalis yang satu ini. Pasalnya, ketika ia sedang mewawancarai ibunda korban Kecelakaan Bis di Ciater, terkesan menginvestigasi, mendikte dan tidak menjalankan kode etik jurnalistik alias miskin etika jurnalis. Setidaknya itulah yang disesalkan oleh Zulfikar Akbar dengan nama akun @zoelfick disalahsatu cuitannya di linimasa Twitter.
Dalam narasinya postingan akun Zulfikar ia menyatakan "Dalam kursus atau ruang kuliah jurnalistik, tidak ada yang mengajarkan gaya wawancara spt ini dgn keluarga korban musibah. Ibu korban kecelakaan Ciater ini malah terkesan jadi sasaran tembak dari seabrek pertanyaan yg mestinya ditujukan kpd pihak lain. Kejadian menimpa anak-anak siswa SMK adalah peristiwa traumatis. Trauma itu paling dirasakan tentu saja keluarga korban, terlebih seorang ibu. Di sini, sang ibu nyaris tak mendapatkan persuasi empatik dr jurnalis TV tsb." tulisnya.
Lantas iapun melanjutkan bahwa "dari bahasa tubuhnya saja terlihat bgm ibu korban kecelakaan ini tdk nyaman dgn beberapa pertanyaan dr jurnalis yg melakukan wawancara. Bahkan terkesan memerintah utk memastikan jumlah keluarga korban, dll, yg mestinya ranah wartawan mencari tahu langsung ke lokasi. Mencari tahu dan menghubungi pihak berwenang, yg lebih relevan dgn kebutuhan data. Memerintahkan ibu salah satu korban utk mencari tahu, sama artinya tidak ada kepekaan dr jurnalis tsb. Di tengah beban kondisi traumatisnya ia justru dibebankan lagi dgn keinginan jurnalis ini. Bagi jurnalis yg pernah belajar bgm menghadapi keluarga korban musibah, biasanya hal-hal spt itu sangat ditekankan. Apa saja? Empati, tidak boleh mencecar atau mendesak korban dan keluarga korban bicara, bahkan lbh disarankan sedikit bicara.Dalam kasus ini, wartawan salah satu stasiun TV tsb justru melakukan nyaris semua "pantangan" dlm meliput keluarga yg sedang mengalami musibah." paparnya lagi.
"Mestinya pemandangan spt ini tak terjadi lagi di dunia jurnalistik, mengingat, biasanya bbrp lembaga terkait jurnalisme kerap mengampanyekan cara kerja jurnalistik empatik terlebih saat meliput korban musibah spt terjadi atas siswa SMK Depok ini." pungkas akun Zulfikar.
Beragam komentarpun bermunculan, diantaranya akun @yesmar_banu: "Wartawannya ga pernah belajar etika jurnalistik,nanya kok seperti wawancara politikus. Harus ditatar ulang itu." ketusnya. Lanjut komentar akun @otaknyicil: "Ini tetangga gue, dan setau saya ini tidak minta izin dulu. Jadi di kasih HP-nya, terus ditanya2. Tetangga saya yang tidak tahu, hanya menjawab pertanyaannya saja." tulisnya, kemudian akun @OajY3: "Pertanyaan nya sumpah ga penting & kompor, berangkat ga ada kendala bu? kalo ada kendala ga mungkin otw, dan dia masih nanya harga perpisahannya terus respon "mahal juga ya" ga relevant bgt anjir pertanyaannya, malah nanya perasaan orang lagi, ya pasti sedih lahh anjriit." tegasnya.
Hal senada dikemukakan oleh Noego dengan nama akun @gtuajalah: "Ini Jurnalisnya @tvOneNews ga diajarin etika jurnalistik gtu? Menggali pertanyaan dan memilih narsumb tak perlu menggali keterangan dari keluarga korban dgn pertanyaan yg tak perlu. Rendah betul kualitas produk jurnalisnya." sesalnya, lantas komentar akun @tukangceurik: "
Ya allah lgi kena musibah aja kok bisa bisanya ngebanding bandingin, nih warwannya siapa yaa ga ada empati sama sekali, kasian juga ibunya yang lagi nunggu kabar keadaan anak anaknya malah ditanya gitu, kasian aslii." pungkasnya. ***
Sumber: Twitter
Artikel Terkait
Pria Botak Ajak Youtuber asal Korsel ke Hotel adalah Pejabat Kemenhub, Warganet: Dasar Cabul !
Mobil Dinas Brimob Digasak Maling di Bandara Sentani, Pelaku Berhasil Ditangkap !
Epy Kusnandar Ditangkap Polisi Positif Pakai Ganja, Warganet: Preman yang Belum Pensiun !
Indonesia Dorong Pemberian Hak Istimewa bagi Palestina pada Sidang Darurat PBB
Jemaah Haji Mulai Berangkat, Polres Garut Lakukan Pengamanan
11 Orang Meninggal di Acara Perpisahan SMK Lingga Kencana, Terulang Kecelakaan Maut Ciater
Haji itu Panggilan Allah SWT
Waspadalah...Diduga Pelaku Pedofil Lecehkan Bocah di Toilet Mesjid, Warganet: Tangkap Pak Polisi !
Preman Rancaekek Meresahkan dan Jual Paksa Air Mineral, Diciduk Polisi Deh
Gengster Bekasi Bacok Seorang Wanita Hingga Tewas, Warganet: Langsung Aja Matiin !