Haji itu Panggilan Allah SWT

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Minggu, 12 Mei 2024 | 17:14 WIB
Makkah menjadi kota suci pertama umat Islam, dimana disana berdiri bangunan Kabah yang menjadi kiblat sholat umat Islam (pixabay.com/ekrem)
Makkah menjadi kota suci pertama umat Islam, dimana disana berdiri bangunan Kabah yang menjadi kiblat sholat umat Islam (pixabay.com/ekrem)

Oleh: KH Abu Bakar Sidik

Dalam kesempatan walimah safar salah seorang alumni pesantren, saya sampaikan bahwa menunaikan ibadah haji itu panggilan Allah.

Ada dua kemungkinan seseorang "dipanggil" oleh Allah. Pertama, mau diberi hadiah atau reward atas kebaikan dan bagusnya ibadah kepada-Nya dan baik dalam bermasyarakat.

Kedua, mau ditegur dan "dimarahi" Allah atas keburukan tingkah laku dan jeleknya ibadahnya agar nantinya lebih baik.

Apapun yang akan dialami nanti di Mekah, itu adalah dari Allah. Harus diterima, termasuk yang tidak mengenakkan. Jangan banyak marah-marah (jidal). Ibadah haji adalah ibadah totalitas.

Selamat menunaikan ibadah haji untuk semua yang melaksanakannya. Allah memberikan kenikmatan dengan cara-Nya. Percayalah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X