Ilmu adalah pelita hati
Bukan sekadar tumpukan teori
Napas kehidupan bagi jiwa
Dalam memahami misteri dunia
Ketika hati diisi oleh ilmu
Setiap peristiwa menjadi isyarat Tuhan
Setiap kesulitan menjadi guru
Menjadi pengingat akan keagungan Tuhan
Namun, ketika hati kering dari ilmu
Ibarat lautan tanpa cahaya bulan
Yang ada hanyalah bayangan semu
Yang tampak gelap yang menakutkan
Ada saatnya di mana hati manusia,
menjelma menjadi samudra
Tampak tenang di permukaan,
namun menyimpan arus di kedalaman
Tak terombang-ambing oleh riuhnya dunia
Sebab gelombang yang datang bukan ancaman
Bukan pula sesuatu yang menakutkannya
Tapi berkah yang mengajarkan makna kehidupan
Ombak tak mungkin memusuhi laut
Keduanya bagian dari tarian yang sama
Orang berilmu, akan berhati lembut
Dalam menyikapi persoalan yang ada
Malang, 31 Oktober 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Bicara Boleh Saja (Bagian 2010)
Paradoks Purbaya: Akankah Dia Tetap Tak Terbendung?
Mutiara: Bulan Bahasa (Bagian 2011)
GenZi Berdampak Gelar Sekolah Legislator Cianjur, Dorong Partisipasi Gen Z dalam Dunia Politik
Mutiara Pagi: Doa Tukang Perahu (Bagian 2012)
Gegara Mandeknya Revisi Perda PDRD, Pembahasan RAPBD 2026 Cianjur Terancam Molor; Bupati Terancam Sanksi Keras Kemendagri & Kemenkeu
Mutiara Pagi: Diam pun Doa (Bagian 2013)
Kang Lepi Apresiasi Gubernur KDM Percepat Pembangunan Jalan di Cianjur
Pengunduran Diri Dirut Perumdam Tirta Mukti Cianjur Picu Sorotan, Poslogis: Bupati Harus Buktikan Janji Integritas KPK
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Sekaligus Ketua Gapoktan Sukaluyu Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Dirinya