Kita hanya butir debu,
di samudra kehendak-Nya
berputar dan bertemu
dalam doa yang sederhana
Diam-diam mengetuk pintu takdir
agar karunia selalu hadir
dengan bibir yang basah
yang mengerti makna pasrah
Dalam tiap langkah,
ada rindu yang berdesir lembut
ada hati yang tak pernah lelah
bukan sekadar tubuh yang menyambut
Berzikir, menyebut nama-Nya
meresap di dalam dada
dengan sujud yang lirih
dengan hati yang bersih
Tak perlu banyak kata,
cukup dengan kerinduan
karena diam pun adalah doa
selama hati mengingat Tuhan
Seperti langit dan bumi
ketika turun hujan
hanya menerima dan memberi
meski tanpa ada permintaan
Malang, 30 Oktober 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
ARWT Cianjur Desak Pemda Kembalikan RPJMD ke Rencana Awal, Hentikan Pembelokan Janji Kepala Daerah Terkait Program RT
Pelatihan Khusus Pegadaian Area Jatiwaringin, The Power of Communication Skill and The Art of Public Speaking for Leader and Negotiator
Seminar Emas Pegadaian, Sustainable Happiness in the Middle Life Full of Surprises
Kuliah Umum Investasi Emas untuk Gen-Z, Mahasiswa Cerdas Finansial Mulai Investasi Emas Sejak Dini
Mutiara Pagi: Bicara Boleh Saja (Bagian 2010)
Paradoks Purbaya: Akankah Dia Tetap Tak Terbendung?
Mutiara: Bulan Bahasa (Bagian 2011)
GenZi Berdampak Gelar Sekolah Legislator Cianjur, Dorong Partisipasi Gen Z dalam Dunia Politik
Mutiara Pagi: Doa Tukang Perahu (Bagian 2012)
Gegara Mandeknya Revisi Perda PDRD, Pembahasan RAPBD 2026 Cianjur Terancam Molor; Bupati Terancam Sanksi Keras Kemendagri & Kemenkeu