Mutiara Pagi: Doa Tukang Perahu (Bagian 2012)

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Rabu, 29 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Ilustrasi perahu penyeberangan alias tambangan di Sungai Brantas Blitar Jawa Timur. (freepik/wirestock)
Ilustrasi perahu penyeberangan alias tambangan di Sungai Brantas Blitar Jawa Timur. (freepik/wirestock)


(Belajar dari Kearifan Lailah Mimunah)

Di tepi Tigris, senja bersujud dalam diam,
airnya berzikir, menyebut-Nya siang dan malam
Seorang wanita sufi berdiri, merenung dalam-dalam
Membawa hatinya yang karam,
di antara dunia dan cinta yang tak pernah padam

Seorang kekasih yang malu pada Kekasihnya,
tak meminta lebih, hanya ingin rido dari-Nya
Ia berkata pada tukang perahu di dekatnya:
“Doakan aku, sebab aku hanyalah debu di hadapan-Nya.”

Tukang perahu tersenyum, seolah-olah tidak percaya
tapi dari lisannya mengalir kalimat cahaya:
"Mimunah mengenal Allah, dan Allah mengenal Mimunah."
Hanya itu doanya, namun langit pun menunduk mendengarnya

Mimunah menutup mata, tenggelam dalam doa itu,
setiap kata seolah mengantarkan ke mana ia menuju
Tigris pun jadi ramah, tunduk dan menghormati
karena tahu yang berdoa mengenali sumbernya sendiri

Sebuah kearifan yang dapat menjadi teladan
doa yang lahir dari kesadaran bukan sekadar permintaan,
tetapi pertemuan dua cinta yang saling setia
antara hati yang bersih dan Tuhan yang Maha Kasih

Maka mengalirlah hidup seperti Tigris,
jangan melawan arus, tapi penuh optimis
Sebab yang sejati bukanlah kata romantis,
melainkan saat kita tak lagi merasa,
siapa yang berdoa, dan siapa yang mendengarnya

Malang, 29 Oktober 2025
Salam sehat,

M. Sinal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB
X