Profil Greta Thunberg, Aktifis Perubahan Iklim Dunia Berusia 19 Tahun

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Sabtu, 31 Desember 2022 | 12:11 WIB
Mengenal sosok aktivis iklim Greta Thunberg. (Twitter/GretaThunberg)
Mengenal sosok aktivis iklim Greta Thunberg. (Twitter/GretaThunberg)

Journalnusantara.com - Greta Tintin Eleonora Ernman Thunberg lahir di Swedia, 3 Januari 2003. Ia adalah aktivis lingkungan Swedia yang dikenal menantang para pemimpin dunia agar mengambil tindakan segera untuk mitigasi perubahan iklim.

Aktivisme Thunberg dimulai ketika dia membujuk orang tuanya untuk mengadopsi pilihan gaya hidup yang mengurangi jejak karbon mereka sendiri.

Pada Agustus 2018, pada usia 15 tahun, dia mulai menghabiskan hari-harinya di luar Parlemen Swedia untuk menyerukan tindakan yang lebih kuat terhadap perubahan iklim dengan mengangkat tanda bertuliskan Skolstrejk för klimatet (Mogok sekolah untuk iklim).

Baca Juga: Hukum Mengucapkan Selamat Tahun Baru Menurut Para Ulama

Thunberg awalnya mendapat perhatian karena masa mudanya dan gaya bicaranya yang terus terang dan blak-blakan, baik di depan umum maupun kepada para pemimpin politik dan majelis, di mana dia mengkritik para pemimpin dunia atas kegagalan mereka untuk mengambil apa yang dia anggap tindakan yang cukup untuk mengatasi krisis iklim.

Segera siswa lain terlibat dalam protes serupa di komunitas mereka sendiri. Bersama-sama mereka mengorganisir gerakan pemogokan iklim sekolah dengan nama Fridays for Future.

Setelah Thunberg berpidato di Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2018, aksi mogok mahasiswa terjadi setiap minggu di suatu tempat di dunia.

Baca Juga: Black Pink Dirumorkan Bakal Gabung The Black Label Asal Korea Selatan

Pada tahun 2019, ada beberapa protes multi-kota terkoordinasi yang masing-masing melibatkan lebih dari satu juta siswa.

Untuk menghindari penerbangan intensif karbon, Thunberg berlayar dengan kapal pesiar ke Amerika Utara, tempat dia menghadiri KTT Aksi Iklim PBB 2019.

Pidatonya di sana, di mana dia berseru " Beraninya kamu? ", Diambil secara luas oleh pers dan dimasukkan ke dalam musik.

Dia fasih berbahasa Inggris, dan sebagian besar interaksi publiknya menggunakan bahasa Inggris.

Baca Juga: Qouta Haji Bakal Bertambah Pada 2023, Insya Allah 100%

Ketenarannya yang tiba-tiba naik ke dunia membuatnya menjadi pemimpin dalam komunitas aktivis dan sasaran kritik, terutama karena masa mudanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:19 WIB

Langkah Spiritual dan Fisik Menuju Baitullah

Kamis, 9 April 2026 | 16:31 WIB

Misi Penjaga Perdamaian Dunia Kontingen Garuda

Minggu, 5 April 2026 | 20:47 WIB

Tetap Jaga Jarak

Jumat, 6 Maret 2026 | 14:57 WIB

Variasi Durasi Puasa di Berbagai Belahan Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 | 04:46 WIB

Setiap Serangan Israel ke Iran, Selalu Dibayar Lunas

Kamis, 19 Februari 2026 | 05:22 WIB

AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro, Besok Siapa?

Senin, 5 Januari 2026 | 05:59 WIB

Indonesia Jd Pemimpin IG Terbesar di ASEAN

Senin, 8 Desember 2025 | 21:33 WIB

Zohran Mamdani, Syiahkah?

Minggu, 9 November 2025 | 19:59 WIB
X