Jikapun AS berencana menyerang Iran efek negosiasi kemarin yang tidak membawa hasil sesuai harapan, maka perang itu akan sangat dipertimbangkan oleh AS sebagai salah satu perang penting dan mereka tidak akan mengambil keputusan serampangan. Ini bukan hal mudah diputuskan.
Dalam sejarah terutama era Bipolar perang dingin, tidak ada negara yang selamat jika berani melawan AS, dan tidak ada negara yang aman jika berani menyerang Israel. Bahkan jika serangan itu hanya berbentuk retorika verbal. Tapi era sekarang bukanlah era Bipolar atau Unipolar.
> Tapi Iran membuktikan, bahwa serangan ke Israel bukan hanya verbal, tapi langsung serangan balistik dan Hipersonik. Serangan yang langsung menampar Netanyahu tanpa basa basi. Dan Iran siap menampar kembali jalan saja konflik dimulai lagi.
AS dan Israel menginginkan Iran jatuh bukan lagi pada persoalan balistik, atau bahkan nuklir. Tapi Iran harus tumbang karena semangat perlawanan terhadap Israel dan AS dikhawatirkan menginspirasi negara lain untuk juga melawan.
Saat ini, AS dan Israel telah mengalahkan Ikhwanul Muslimin, mengalahkan Al-Qaeda, dll. Dan AS berusaha mengalahkan satu lagi musuh global multidimensi mereka di kawasan itu secara geopolitik, yaitu Iran.
Selama Iran masih tegak, AS dan Israel bukan hanya tidak nyenyak tidur. Tapi lebih jauh, pengaruh global mereka bisa terus menurun dan wibawa super power AS dan Israel di kawasan itu semakin redup. Itu harga yang jauh lebih mahal ketimbang hanya persoalan nuklir Iran itu sendiri.
Artikel Terkait
Bung Hatta: Cinta, Integritas, dan Sepasang Sepatu yang Tak Pernah Terbeli
Mutiara Pagi: Marhaban Ya Ramadhan (Bagian 2124)
Ramadhan Installation Complete: Mengaktifkan "Software" Taqwa di Titik Nol
Agama Benar
Mahasiswa Program Doktor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Berhasil Raih Beasiswa Indonesia Bangkit
Puasa Kuasa
Rayon Tarbiyah Resmi Demisioner, RTAR Ke-III Tegaskan Semangat Regenerasi
Grand Aston Puncak Hadirkan Paket Buka Puasa Ramadan in Harmony dengan Cita Rasa Timur Tengah
Menang Banding di PT TUN Jakarta, PB IKA PMII Slamet Ariyadi dan Akhmad Muqowam Serukan Persatuan Alumni
Upaya Peningkatan IPM Cianjur Lewat Transparansi Data Pendidikan dan Validasi Siswa PKBM