Kalau kita mau bicara realita, yang lebih berkembang di Indonesia itu bukan industri, tapi ormas dan premanisme. Negara lain bangga punya zona ekonomi khusus yang mendatangkan investasi. Kita? Punya zona ekonomi khusus yang jadi lahan parkir ormas buat nagih ‘uang keamanan’.
Kalau pemerintah gak segera ambil tindakan tegas, bisa jadi 10 tahun lagi Indonesia bukan jadi negara industri, tapi negara preman.
Gak perlu investor, cukup jadi penonton sambil lihat negara lain kaya dari manufaktur, sementara kita tetap berkutat dengan pungli, birokrasi ruwet, dan janji-janji kosong soal masa depan industri.
Masih mau berharap Indonesia jadi powerhouse manufaktur Asia? Coba tanya dulu ke preman di depan pabrik, boleh gak?
Artikel Terkait
Hadiri Munas Himasal Lirboyo, Menko Muhaimin Iskandar Sebut Alumni Ujung Tombak NU dan Pesantren
Masail Diniyah Waqi’iyah Musyawarah Nasional Pengurus Besar NU
Ciptakan Kamtibmas, Ketua RT dan Warga Bentuk Kewaspadaan Kampung dengan Patroli
Memahami Malam Nisfu Sya’ban dan Keutamaannya
Paspor: Marketing Gagasan dari Showroom ke Dunia Pendidikan
Mutiara Pagi: Harap Maklum (Bagian 1769)
Geram, LSM Harimau Desak DPRD Cianjur Usut Dugaan Asusila Oknum Anggota Dewan
Mutiara Pagi: Keberhasilan (Bagian 1770)
Ambisi Menggenjot Produksi Pangan
Tiada Hari Tanpa Menyerap Gabah