Indonesia Negara Preman, Elon Musk Pun Bisa Kena Palak Preman Kalau Ke Indonesia

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Kamis, 13 Februari 2025 | 18:05 WIB
Usai membubarkan Kementerian Pendidikan AS, Donald Trump menunjuk Elon Musk untuk memimpin Departemen Efisiensi
Usai membubarkan Kementerian Pendidikan AS, Donald Trump menunjuk Elon Musk untuk memimpin Departemen Efisiensi

Kalau kita mau bicara realita, yang lebih berkembang di Indonesia itu bukan industri, tapi ormas dan premanisme. Negara lain bangga punya zona ekonomi khusus yang mendatangkan investasi. Kita? Punya zona ekonomi khusus yang jadi lahan parkir ormas buat nagih ‘uang keamanan’.

Kalau pemerintah gak segera ambil tindakan tegas, bisa jadi 10 tahun lagi Indonesia bukan jadi negara industri, tapi negara preman.

Gak perlu investor, cukup jadi penonton sambil lihat negara lain kaya dari manufaktur, sementara kita tetap berkutat dengan pungli, birokrasi ruwet, dan janji-janji kosong soal masa depan industri.

Masih mau berharap Indonesia jadi powerhouse manufaktur Asia? Coba tanya dulu ke preman di depan pabrik, boleh gak?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Langkah Spiritual dan Fisik Menuju Baitullah

Kamis, 9 April 2026 | 16:31 WIB

Misi Penjaga Perdamaian Dunia Kontingen Garuda

Minggu, 5 April 2026 | 20:47 WIB

Tetap Jaga Jarak

Jumat, 6 Maret 2026 | 14:57 WIB

Variasi Durasi Puasa di Berbagai Belahan Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 | 04:46 WIB

Setiap Serangan Israel ke Iran, Selalu Dibayar Lunas

Kamis, 19 Februari 2026 | 05:22 WIB

AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro, Besok Siapa?

Senin, 5 Januari 2026 | 05:59 WIB

Indonesia Jd Pemimpin IG Terbesar di ASEAN

Senin, 8 Desember 2025 | 21:33 WIB

Zohran Mamdani, Syiahkah?

Minggu, 9 November 2025 | 19:59 WIB

Tangan Tetap di Pelatuk, Memaksa Zionis Tunduk

Jumat, 10 Oktober 2025 | 07:30 WIB

Delegasi Pesantren Al Masykuriyyah di Uzbekistan

Minggu, 28 September 2025 | 17:48 WIB
X