JOURNALNUSANTARA.COM, JAKARTA – Banyak orang mengasumsikan bahwa kelelahan mental selalu bermanifestasi dalam bentuk kesedihan yang mendalam atau hilangnya arah hidup secara drastis.
Namun, menurut influencer kesehatan mental Syela Stephanie, kelelahan mental justru sering kali muncul secara senyap. Seseorang tetap mampu berfungsi secara sosial dan produktif, namun secara perlahan menguras cadangan energinya sendiri.
"Yang paling melelahkan itu bukan saat kita terlihat lemah, melainkan saat kita terlalu lama memaksa diri untuk terus terlihat kuat," ujar Syela.
Berikut adalah beberapa tanda kelelahan mental yang sering tidak disadari namun perlu diwaspadai:
1. Reaksi Emosional Berlebih pada Hal Sepele
Hal-hal kecil yang biasanya bisa ditoleransi tiba-tiba terasa sangat mengganggu. Syela menjelaskan bahwa fenomena ini terjadi karena energi mental yang menipis, sehingga ambang kesabaran seseorang menurun secara signifikan.
2. Kelelahan Fisik dan Pikiran tanpa Penyebab Jelas
Munculnya rasa berat pada tubuh dan pikiran meski tidak ada masalah besar yang sedang dihadapi. Kondisi ini biasanya merupakan akumulasi dari beban pikiran yang tidak pernah benar-benar berhenti diproses.
3. Hilangnya Antusiasme dan Mode 'Autopilot'
Kegiatan yang dahulu membawa kegembiraan kini terasa hambar. Hal ini bukan bentuk kurangnya rasa syukur, melainkan sinyal bahwa kapasitas mental seseorang telah habis untuk merasakan emosi positif, sehingga hidup terasa berjalan secara mekanis atau autopilot.
4. Dorongan Obsesif untuk Terus Produktif
Adanya perasaan bersalah saat beristirahat atau berhenti sejenak. Menurut Syela, ini adalah indikasi mental yang telah lama ditekan, di mana menjadi kuat dianggap sebagai sebuah kewajiban absolut, bukan lagi pilihan yang sehat.
5. Menjadi Kritikus Terkejam bagi Diri Sendiri
Kesalahan kecil dipandang sebagai kegagalan besar, sementara pencapaian pribadi cenderung diremehkan. Saat mental lelah, seseorang cenderung bersikap terlalu keras pada dirinya sendiri bukan untuk berkembang, melainkan sebagai bentuk pelampiasan stres.
Artikel Terkait
Haol Masyayikh Sunanulhuda Sukabumi: Merawat Sanad, Menggerakkan Ekonomi Keumatan
Mutiara Pagi: Kebencian adalah Api (Bagian 2103)
Inovasi Gizi di Desa Sirnaraja: Mahasiswa Institut Kesehatan Rajawali Hadirkan Program "SAPA" dan "SEBOTOL EMAS" di Posyandu Kenanga
Risalah Mlangi: Kiai Muda NU DIY Tegaskan Fatwa Syuriah Sah dan Mengikat
LSM GRASI Desak Transparansi Pengelolaan BBM di PT KAI
Le Eminence Puncak Tawarkan Paket Makan Malam Romantis Hari Valentine Mulai Rp 850 Ribu
Mutiara Pagi: Menahan Lisan (Bagian 2104)
Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Digital, SMAS Al-Ittihad Cianjur Gelar In House Training Kurikulum Nasional
Cegah Anemia Remaja, Mahasiswa Institut Kesehatan Rajawali Ciptakan "IRONPLAY" Ular Tangga Edukatif
LBH Ansor Jabar Tolak Penetapan Mantan Menag Gus Yaqut sebagai Tersangka Korupsi Haji