Ada pesan yang berembus lembut
yang lahir dari kedalaman jiwa
pikiran pun terasa larut
merenungi makna yang ada
Datang dari sosok sederhana
tapi mengguncang dunia
Ali bin Abi Thalib, namanya
seorang hamba yang luar biasa
Memeluk keadilan dengan cinta
menggenggamnya dengan kesabaran
dengan kata yang penuh bijaksana
begitulah pesan itu diucapkan:
“Jangan pernah membenci siapa pun,
tak peduli seberapa sering melukaimu.”
Karena membenci ibarat penyakit menahun
akibat terpenjara oleh luka masa lalumu
Jika menyimpannya di dalam dada
akan menghanguskan ketenangan
jika menyimpannya dalam pikiran kita
akan mengeraskan hati dan perasaan
Kebencian adalah api
membakar tempat di mana dinyalakan
pertama kali membakar dirimu sendiri
sebelum orang lain kau hancurkan
Memaafkan adalah bentuk cinta
kepada dirimu sendiri
sebesar apa pun luka yang diderita
akan mudah terobati
Malang, 28 Januari 2026
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
From Water Hyacinth to Global Impact: How Tanissa Puti Rahmadiva Is Redefining Sustainability in Indonesia
Mutiara Pagi: Kemuliaan Tersembunyi (Bagian 2101)
GenZi Berdampak Hadiri Dialog Wakil Rakyat sebagai Wadah Aspirasi Anak Muda
Mutiara Pagi: Kemuliaan Akhlak (Bagian 2102)
PIKK PLN UBP Grati Tanamkan Etika Berkelas Lewat Seminar Manner
Diduga Langgar Aturan Tata Ruang dan Abaikan Pekerja Lokal, PT Lianhua Didemo Gabungan Ormas Cianjur
Rais Aam PBNU Kirim Surat Tabayun ke Gus Yahya Terkait Dugaan Pencatutan Nama
Wakil Ketua DPRD Cianjur Fasilitasi Rekonsiliasi Dualisme Dekopinda
Grand Aston Puncak Sajikan Menu Iftar Khas Timur Tengah dan Nusantara untuk Ramadan 2026
Haol Masyayikh Sunanulhuda Sukabumi: Merawat Sanad, Menggerakkan Ekonomi Keumatan