Pesan suci dati Pencipta Yang Maha Kuasa , Allah Rabbul ‘Alamin dalam al-Qur’an patut menjadi renungan sekaligus mitivasi dan arahan yang jelas bagaimana seharusnya menyikapi kehidupan ini dengan berbagai problematika dan dinamikanya yang menuntut adanya keseimbangan dari dalam menghadapi aneka ragam persoalan dalam hidup ini:
وَالْعَصْرِ. إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ. إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran."
(QS. Al-'Asr: 1-3)
Panduan dan arahan dari Diri Firman Allah SWT ini mmenggarisbawahi dan menekankan pentingnya iman, amal saleh, dan saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Interaksi sosial fisik adalah sarana efektif untuk mewujudkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, fokus pada urgensi silaturahim fisik dan kontak langsung ( meskipun bukan berarti meninggalkan sepenuhnya) serta pendidikan nilai dan karakter Islami menjadi kunci dalam mengatasi dampak negatif media sosial, khususnya isolasi sosial.
Mengedepankan interaksi sosial yang nyata sesuai dengan ajaran Islam akan membantu membentuk generasi yang seimbang dalam memanfaatkan teknologi tanpa mengorbankan nilai-nilai asasi yakni nilai kemanusiaan dan spiritual sebagai solusi yang tepat dan terarah.
Artikel Terkait
Naik Kereta Whoosh
Larangan Menjatuhkan Diri ke Dalam Perbuatan Mudharat
Cerita Pilu di Akhir Kekuasaan Jokowi
Mau Kuliah? Yuk Daftar ke IAIPI KMD Kampus Cianjur
Mencari Calon Gubernur Sumut yang Ideal untuk Pemuda
Berikut Mars KAI dengan Arransement Baru
Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026
Mutiara Pagi: Hidup akan Lebih Ringan (Bagian 1628)
Berikut Empat Sumber Kebahagiaan Seseorang
Mutiara Pagi: Pesan Sang Guru (Bagian 1629)